Satgas Yonif Raider 142 Limpahkan 43 Dus Tembakau Hasil Sitaan Ke Bea Cukai Atambua

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Sebanyak 43 Dus Tembakau merek Shag yang berhasil diamankan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ di wilayah Atapupu dilimpahkan ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC)Tipe Madya Pabean B Atambua, Senin malam (11/05/2020).

Penyerahan barang bukti (tembakau,red) diduga hendak diselundupkan ke Timor Leste langsung oleh Dansatgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ, Letkol Inf Ikhsanudin diterima oleh Kepala Bea Cukai Tribuana Wetangterah disampaikan para Anggota Satgas, staf Bea Cukai juga pemilik barang bukti berinisial (HL).

Menurut Dansatgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ Letkol Inf Ikhsanudin, kita menyerahkan barang bukti berupa 43 dus tembakau merek Shag hasil penggagalan barang-barang illegal di wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL.

Lanjut dia, selain melimpahkan barang bukti turut serta menyaksikan kegiatan tersebut warga pemilik 43 tembakau. “Kita sudah serahkan ke Bea Cukai barang bukti berupa 43 dus shag yang dimiliki oleh saudara Heri Lau,” terang Ikhsanudin.

Dia berharap, dengan penyerahan barang bukti pihak Bea Cukai Atambua bisa memproses kasusnya sesuai Undang-undang kepabeanan yang berlaku. “Kepada masyarakat agar bila ingin melakukan kegiatan ekspor-impor harus secara resmi melalui prosedur di Bea Cukai bukannya melalui jalur penyelundupan,” imbuh Ikshanudin.

Kepala Bea Cukai Atambua, Tribuana Wetangterah tegaskan, barang bukti telah dilimpahkan oleh Satgas Yonif 142/KJ dan akan antar ke Gudang yang ada di Atapupu untuk dilakukan penghitungan sesuai data.

“Satgas 142 sudah serahkan ke kami. Sekarang dilakukan pemindahan barang bukti ke gudang. Kami akan hitung dulu. Setelahnya baru kami akan tindak lanjut dengan meneliti berkas perkara yang ada,” kata dia.

Dijelaskan bahwa, setelah berkas tersebut diteliti, maka pihaknya akan menentukan langkah berikutnya guna proses lebih lanjut.

Sesuai informasi Satgas Yonif Raider 142/KJ, kejadian bermula pada Minggu (10/11/2020) anggota mendapat informasi dari warga tentang adanya 43 dus tembakau tanpa dilengkapi dokumen resmi yang dibawa dari Atambua menuju Atapupu.

Diduga barang bukti tembakau itu akan diselundupkan ke Negara Timor Leste melalui jalur laut karena tembakau tersebut disimpan di sebuah gubuk milik VA (45) yang terletak di pinggir pantai di Dusun Fatukmetan, Desa Kenebibi, Kecamatan Kakulukmesak, Kabupaten Belu, Timor Barat perbatasan RI-RDTL.