Petrus Bere Siap Wujudkan Program Membangun Desa Menata Kota

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Betun, NTTOnlinenow.com – Bakal Calon Bupati Malaka periode 2020-2025, Petrus Bere bakal menelurkan program “Membangun Desa, Menata Kota” apabila dirinya dipercayakan masyarakat Malaka sebagai pemimpin berikutnya. Menurutnya, di Desa-Desa di Malaka memiliki banyak potensi yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Banyak potensi desa yang bisa dikembangkan di daerah ini. Mari sama-sama lakukan dan manfaatkan potensi itu. Target wajah malaka yang akan datang harus berubah,” ujar Bere usai mendaftar di Kantor DPC PDIP Kabupaten Malaka, Desa Wewali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL, Jumat (20/9/2019).

Kesempatan itu, Sekda Bere mengemukakan sejumlah lokasi potensi Kabupaten Malaka yang sangat siap dikelola untuk kesejahteraan rakyat Malaka.

“Malaka juga bisa dibuat bersih dan indah seperti tempat-tempat lain yang ada di Indonesia,” kata Bere.

Lanjut dia, tentang pengelolaan dana desa, Bere berpesan kepada seluruh Kepala Desa untuk memanfaatkannya secara maksimal, dengan menggali potensi yang ada untuk mengembangkan desanya.

“Rangkul seluruh elemen masyarakat, panggil dan diskusikan apa yang akan dilakukan,” ujar dia.

Dikatakan, sebuah kota tidak akan bisa tertata, apabila tidak dimulai pembangunannya dari desa. Jadikan kota itu bersih dan berwarna warni.

“Estetika jangan dihilangkan karena akan membawa rasa cinta dan persatuan dan membuat orang lain datang,” sebut Bere.

Untuk mewujudkanya, ungkap Sekda Bere seluruh elemen harus bersinergi dan berkontribusi mewujudkan program ‘Membangun Desa, Menata Kota.

“Kita harus mengubah Malaka, kita harus bersinergi yang dimulai dari desa. Malaka harus mampu bangkit dan berubah dan mimpi besar ini akan dapat kita wujudkan jika kita lakukan secara bersama-sama,” ajak dia.

Disampaikan, keberadaan sebagian besar penduduk bermukim di desa menjadi alasan utama mengapa pemerintah di daerah selalu memberikan perhatian untuk masyarakat desa.

Lagi tambah Bere, kondisi infrastruktur desa yang masih banyak harus diperhatikan baik akses jalan, jembatan, sekolah, rumah ibadah, kantor pemerintahan, pelayanan kesehatan dan fasilitas umum lainnya.

“Masih banyak desa yang butuh sentuhan untuk dilakukan berbagai perbaikan maupun pembangunan itu sendiri. Perbaikan jalan dan jembatan dan peningkatan jalan merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ucap dia.

“Dengan kondisi jalan yang bagus, akan memudahkan masyarakat untuk memasarkan produksi dari lahan pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan maupun sektor lainnya,” sambung Bere.

Kaitan dengan upaya membangun kota, disebutkan aspek penataan lingkungan dan pelestarian lingkungan menjadi salah satu alasan mengapa pasar-pasar yang ada di tengah-tengah kota harus ditata sedemikian rupa.

“Penataan kota juga bisa dilakukan dengan penataan kantor-kantor pemerintahan. Sentralisasi perkantoran pemerintahan selain akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan juga akan membuat kota tertata rapi,” pungkas Bere.