Nakertrans Kota Kupang Segera Bentuk UPTD Pelatihan Kerja

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Tahun 2019 Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kota Kupang segera membuat Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelatihan Kerja. Sesuai rencana UPTD Pelatihan akan dibuat memanfaatkan Gedung Badan Pendidikan dan Pelatihan Kota Kupang, di Kelurahan Nunbaun Sabu, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Nakertrans Kota Kupang, Gosa Yohanes kepada wartawan di Balai Kota Kupang, Rabu (15/01/2019).

Gosa mengaku, pembentukan awal UPTD Pelatihan kerja ini merupakan instruksi Wali Kota Kupang, agar Dinas tenaga kerja mampu memberikan pelatihan dan keterampilan kepada sebanyak banyaknya warga kota, agar mampu menjawab kebutuhan pasar.

“Ini sebagai bentuk menjawab kebutuhan lapangan kerja agar masyarakat kota juga mempunyai keterampilan dan dapat dipakai di dunia kerja. Terlebih sekarang di provinsi sudah memberlakukan moratorium tenaga kerja luar negeri, maka kota harus mampu mencetak tenaga kerja berkualitas agar mampu bekerja di daerah sendiri, tentunya dengan upah yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Menurutnya, Dinas Tenaga kerja menggunakan gedung yang merupakan aset kota kupang, melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) dan rapat bersama Wali Kota Kupang. Jadi Dinas Tenaga Kerja diberikan kewenangan untuk menata badan pendidikan dan pelatihan sebagai tempat UPTD Pelatihan kerja.

Gosa mengatakan, permasalahan sekarang, adalah banyak tenaga kerja di Kota Kupang yang tidak terampil dan tidak menjawab kebutuhan pasar atau kebutuhan dunia kerja, akibatnya tentu berujung pada pembayaran upah. Hal ini yang mengakibatkan kesejahteraan masyarakat Kota masih rendah.

“Ketika kami mengadakan rapat dengan perusahaan yang ada di kota, masalah mereka adalah tenaga kerja yang belum terampil, sehingga dengan pembentukan UPTD ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja, dan akhirnya para pekerja dapat upah yang sesuai,” ujarnya.

Gosa mengaku, kedepan akan dilatih berbagai keterampilan, misalnya, menjahit, pangkas rambut, las, bengkel dan lainnya. “Kita akan ikuti kebutuhan dunia kerja. Misalnya butuh penjaga toko, maka kita akan latih, butuh asisten rumah tangga, kami akan latih mereka disesuaikan dengan kebutuhan kerja,” ungkapnya.