Ditolak di Polsek Raimanuk, Pengaduan Sipri Dialihkan ke Polres Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Siprianus Manek sesalkan sikap aparat Polsek Raimanuk yang beberapa kali menolak pengaduannya terkait kasus dua ekor kambing miliknya yang hilang dan ditemukan di rumah Dinas Polisi yang dihuni KG oknum anggota Polsek setempat.

Kepada awak media, Rabu (11/4/2018) Siprianus didampingi beberapa warga Desa Renrua mengatakan, awalnya kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Raimanuk.

Selanjutnya penyidik Polsek mengambil tindakan dan memfasilitasi pertemuan antara Sipri, oknum Polsek KG dan Andreas yang berkahir dengan urusan kekeluargaan atau damai.

“Saya terima kalau damai. Tapi yang membuat saya tidak puas kenapa tidak diproses hukum masalah kambing hilang dan ditemukan di rumah dinas Polsek,” ucap dia.

Merasa tidak puas, jelas Sipri dirinya bersama beberapa warga mengadukan kasus tersebut ke Polres Belu Sabtu pekan lalu. Namun, pengaduannya ditolak dan dikembalikan ke Polsek dengan alasan prosesnya sedang ditangani Polsek dan belum dilimpahkan ke Polres.

Setelah dari Polres, lanjut Sipri hari Senin kemarin mereka ke Kantor Polsek untuk klarifikasi. Tapi penjelasan salah satu anggota bahwa, Pak Kapolsek dan Pak Kanit tidak bisa hadir lantara ada berhalangan.

“Selasa kemarin kami dijanjikan ke Polsek guna klarifikasi. Tapi sampai di sana pesan Kapolsek lewat Kanit tidak usah urus lagi di Polsek, nanti urusnya langsung di Polres karena oknum anggota sudah di panggil Polres hari Senin,” ujar Sipri mengutip ucapan anggota.

Dituturkan, harusnya sebagai penegak hukum oknum anggota Polsek yang mengetahui adanya kejadian kambing datang sendiri segera dilaporkan ke dusun atau RT setempat. “Tapi buktinya hal itu tidak dilakukan dan itu yang mengecewakan kami,” kata dia.

Dia menuturkan, kami masyarakat kecil menerima saja apa putusan yakni urusan keluarga. Tapi yang membuat kami kecewa kenapa tidak ada proses hukum lanjut. “Tidak apa kami rugi biaya transportasi bahkan siap menerima apabila masalahnya digantung,” ungkap dia.

Lanjut Sipri, hari ini kami sudah berikan laporan langsung ke Propam Polres Belu dan dijanjikan besok akan menjemput oknum anggota dan Pak Andreas untuk dimintai keterangan lagi.