KPU Belu Lantik PPK Pergantian Antar Waktu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Kabupaten Belu mengambil sumpah dan melantik 6 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pergantian Antar Waktu Pilgub Tahun 2018 dan Pemilihan Umum Tahun 2019.

Pelantikan PPK antar waktu di tiga Kecamatan Lamaknen, Tasifeto Timur dan Nanaet Dubesi dipimpin langsung PLH Ketua KPU Belu Elizabeth M.P Botha di aula Kantor, Senin (9/4/2018).

Pelantikan sesuai Surat Keputusan KPU No: 24/HK.03.1-Kpt/5304/KPU-Kab/IV/2018, tanggal 06 April 2018 tetang Penetapan dan Pengangkatan PPK dalam Pemilihan Umum Thn 2019 dan Surat Keputusan KPU No : 25/HK.03.1-kpt/5304/KPU-Kab/IV/2018 tanggal 09 April 2018 tentang Pembentukan dan Penetapan anggota PPK dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT tahun 2018.

PLH Ketua KPU Elizabeth Botha dalam sambutan mengatakan, pelantikan PPK pergantian antar waktu ini sesuai UU nomor 15 dan UU nomor 7. Hal ini dilaksanakan sesuai aturan dan persyaratan dalam Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur NTT 2018 dan Pemilihan Umum 2019.

“Dengan pelantikan ini jalani semua tugas dengan sebaik-baiknya dengan jujur, adil dan bijaksana,” ujar dia

Diharapkan, dengan dilantik ini agar PPK menguasai fungsi dan tugasnya sesuai peraturan UU yang ada. Sebab kita merupakan bagian pelaksana Pilgub/Cawagub NTT 2018 dan Pemilu 2019.

“PPK yang baru dilantik agar sesuaikan dengan teman-teman PPK yang telah terdahulu agar pelajari aturan-aturan yang berlaku,” pinta Botha.

Dituturkan bahwa, sebelum masuk atau dilantik jadi PPK wajib hukumnya kita harus independen, yang artinya tidak berpihak kepada siapa pun, netral tetap adil dalam melayani.

Usai pelantikan Botha tambahkan, pelantikan ini untuk pergantian antar waktu ada tiga orang, satu dari Lamaknen, Tastim dan Nanaet Dubesi yang kami berhentikan dengan hormat karena alasan pekerjaan lain.

Lanjut dia, untuk menjawab amanat dari pada UU nomor 13 tahun 2019 tentang penyelenggara pemilu juga UU no 7 tahun 2017 tentang pemilu. Maka kami harus menggenapi persyaratan untuk melaksanakan pemilihan Gubernur dan Wagub anggota PPK lima orang sementara untuk pelaksana pemilihan umum 2019 anggotanya 3 orang.

“Sehingga hari ini kita melantik supaya mereka melengkapi, tinggal bekerja seusai pelantikan,” pungkas Botha.

Adapun angota PPK yang dilantik dan yang di ganti diantaranya, dari Kecamatan Lamaknen, PPK Pilgub Methodius Bere, PPK Pemilu Yonatas Mali Bere dan PPK yang diganti Fridolinus Febrianto.

Dari Kecamatan Tastim, PPK Pilgub Lusianus Mali, PPK Pemilu Marselinus Atok dan PPK diganti Egidius Tantoto, sedangkan dari Kecamatan Nanaet Dubesi, PPK Pilgub Antonius Halek, PPK Pemilu Richardus Moruk dan PPK yang diganti Hilarius Fahik.