Harga Tomat di Kupang Melambung Tinggi
Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Harga sayur mayur di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) naik akibat minim pasokan dari berbagai pusat penghasil pertanian di daerah itu.
Harga tomat naik tajam hampir tiga kali lipat dari yang biasanya Rp 8-10 ribu per kilogram (kg) melambung menjadi Rp 40 ribu per kg.
Ayub, seorang pedagang di Pasar Kasih Kupang mengatakan kenaikan harga tersebut sudah berlangsung hampir sebulan terakhir sejak pertengahan Januari lalu.
“Mulai pertengahan bulan Januari lalu sudah mulai naik, dari harga Rp 10 ribu sekarang sudah Rp 30 ribu untuk tomat sedang,” ujarnya, Jumat (23/2/2018).
Menurut dia, kenaikan harga tersebut lantaran selain stok yang menipis di pasaran, juga dikarenakan para pedagang besar lebih memilih menjual ke luar daerah karena harga jual lebih tinggi.
“Mereka kirim ke Ambon dan Papua karena di sana harganya lebih bagus, karena itu kami pedagang kecil tidak kebagian,” ungkapnya.
Dia mengaku biasanya membeli tomat satu ember berukuran sedang seharga Rp 70- 80 ribu, namun kini harus membelinya seharga Rp 125 ribu per ember.
“Terpaksa kami jual lebih mahal, satu kumpul yang isinya tujuh buah kami jual dengan harga Rp 10 ribu. Kalau ada yang mau beli Rp 5 ribu hanya dapat tiga buah saja,” paparnya.
Akibat kenaikan harga sayuran tersebut seperti dikatakan Naema pedagang lainnya di Pasar Kasih, membuat omset penjualan menjadi turun. “Mungkin karena harganya melonjak, konsumen jadi mengurangi pembelian tomat,” kata Naema.
Dia mengatakan, selain tomat harga bawang putih juga mengalami kenaikan. “Dari Rp 300 ribu per karung biasanya kami beli, sekarang sudah Rp 600 ribu,” katanya.
Pantauan untuk harga-harga komoditas lainnya termasuk harga kebutuhan pokok relatif aman tidak mengalami kenaikan signifikan.

