Nama Serena Masuk dalam Bursa Pilkada Kota Kupang, Ini Kata PADMA Indonesia

Bagikan Artikel ini

Laporan Frans Watu
Kupang, NTTOnlinenow.com – Usai pemilihan legislatif (pileg) sejumlah nama menjadi perbincangan dalam kompetisi pemilihan Walikota Kupang yang akan digelar bulan November mendatang.

Beberapa nama yang digadang-gadang dalam pertarungan tersebut antara lain figur-figur lama seperti seperti, Jefri Riwukore, Jonas Salean. Namun muncul juga nama baru seperti Christian Widodo, John Godefridus Seran.

Serena Cosgrova Francis merupakan salah satu nama yang santer dibicarakan masyarakat Kota Kupang. Capaian suaranya yang fenomenal di pemilihan legislatif, menempatkan namaya jadi perbincangan di internal kader Gerindra.

Menurut Sekretaris DPD Partai Gerindra NTT, Fernando Osorio Soares, partainya menyiapkan sejumlah kader seperti Isodosus Lilidjawa, Chris Baitanu, termasuk figur muda potensial Serena Francis.

Suksesnya Partai Gerindra meraih suara terbanyak di Kota Kupang saat Pemilu 2024, menjadi modal bagi partai besutan Prabowo Subianto meramaikan konstestasi pemilihan Walikota di Kupang.

Gaya komunikasi Serena yang simple dan kedekatannya dengan masyarakat, menjadikan gadis 24 tahun ini mendapat tempat di kelompok Gen Z dan Milenial di Kota Kupang.

Itu sebabnya dari hasil perhitungan sementara pemilihan legislatif belum lama ini, Serena meraih suara sekitar 39 ribu yang menempatkan dia pada urutan kedua setelah Esthon L. Foenay, Ketua DPD Partai Gerindra NTT yang juga mantan Wakil Gubernur NTT.

Sekadar informasi, Serena Cosgrova Francis pada Pileg lalu maju di daerah pemilihan yang dulu menjadi basis pemilihan ayahnya Fary Djemi Francis.

Fary Djemy Francis pernah menjadi anggota DPR RI periode 2009-2014 dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mewakili Dapil Nusa Tenggara Timur II. Dia kembali terpilih pada periode 2014-2019 menjadi Ketua Komisi V yang membidangi transportasi, pekerjaan umum, perumahan rakyat, desa dan pembangunan kawasan tertinggal.

Di tengah skandal mega korupsi 23,74 triliun yang menimpa PT. Asabri, Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk Fary sebagai Komut Asabri, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Rabu (29/7/2020). Ditangan pria yang pernah mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PSSI, PT. Asabri mampu bangkit dan tumbuh menjadi BUMN yang sehat (13,17 persen) data audit tahun 2022.

Kemunculan nama Serena mendapat tanggapan positif dari Ketua Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia (Kompak) Gabriel Goa.

“Figur Serena itu layak dijual oleh Gerindra karena sudah terbukti dalam pemilihan legislatif dengan mendapatkan suara yang signifikan,” ujarnya,

Menurut Gabriel, selain muda dan dikenal di kalangan generasi milenial, pengalaman Serena sebagai Manejer Sepakbola Bintang Timur Atambua sangat dibutuhkan untuk hadir sebagai pemimpin yang mampu menggerakan kaum gen Z dan Milenial di Kota Kupang.

Serena Francis juga dikenal sebagai aktivis Timor Belajar. Sebagai Founder Timor Belajar, dirinya sering kali memberikan policy brief mengenai permasalahan pendidikan di NTT, yang terbaru adalah kajian Timor Belajar dalam rangka peningkatan transparansi dan pengawasan proses seleksi KIP melalui usulan berkelanjutan.

“Dia bisa menyebarkan spirit leadership di kalangan orang muda dengan net work yang dimilikinya, bisa mengajak orang muda peduli membangun daerah secara mandiri,” tegas Gabriel Goa yang juga sebagai Ketua Dewan Pembina Lembaga Hukum dan Ham PADMA Indonesia.