Bupati Belu Minta Seluruh Perangkat OPD Tingkatkan Pelayanan
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Bupati Belu, Willybrodus Lay meminta kepada seluruh staf di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Diakuinya, selama ini persoalan data masyarakat di wilayah Belu masih belum maksimal. Akibatnya program bantuan tidak tepat sasaran, yang mana masyarakat kurang mampu tidak menerima bantuan, justru masyarakat yang mampu.
“Saya minta tingkatkan pelayanan data masyarakat,” tegas Lay dihadapan media, Kamis (22/2/2018).
Dia inginkan agar dalam bekerja memberikan pelayanan harus memakai hati nurani. Sehingga hal-hal yang dilayani betul-betul berjalan lancar, dan bisa temukan hal lain yang selama ini tidak terungkap.
“Selama ini ada sebagian yang bekerja tidak sesuai hati. Buktinya masih banyak pelayanan yang belum maksimal,” ujar dia.
Masih menurut Lay, out put program Pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat. Sehingga out put bukan menghabiskan dana, tapi menjadi out cam untuk kesejahteraan masyarakat. “Jadi perbaikan ekonomi, pendidikan, kesehatan dan ini yang saya tekankan,” kata dia.
Dia mengatakan, program setiap tahun berjalan, tapi manfaat untuk masyarakat apa. Karena itu diinginkan agar masyarakat menerima manfaat tentunya dengan peningkatan pelayanan data.
“Kita harus jujur bahwa yang diharapkan pelayanan kesehatan, pendidikan, kesehatan dan air bersih butuh proses,” tutur dia.
Dijelaskan, kaitan air bersih kita berurusan dengan pipa peninggalan Belanda diatas 70 tahun. Ini persoalan sederhana tapi mendasar untuk kepentingan masyarakat.
Sementara persoalan pendidikan di Belu masih rendah. Oleh karena itu, kita harus mencari tahu persoalannya dimana dan ini harus dicarikan jalan keluar atau solusi untuk mengatasinya.
Tidak saja itu, untuk bidang kesehatan akui Lay masih banyak yang belum tertangani dengan baik selama ini. Persoalan tentang BPJS, masalah kesadaran masyarakat dalam membayar iuran setiap bulan.
“Selama ini sering terjadi masalah peserta BPJS, dan ternyata sebagian jarang bahkan tidak pernah bayar iuran perbulannya,” ucap dia.

