Dukung Pembangunan, Warga Kakuluk Mesak Dilatih Kelola Media Komunitas

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kurang lebih 21 warga perwakilan dari enam (6) Desa dalam wilayah Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu mendapat pelatihan teknis seputar pembuatan berita dan pengambilan foto.

Kegiatan yang berlangsung, Jumat (24/11/2017) di aula Kantor Camat Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Timor Barat perbatasan Indonesia dan Timor Leste, digelar Gerakan Sehat dan Cerdas (GSC) Atambua difasiltiasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

“Kegiatan pelatihan pengembangan media komunitas sangat penting bagi setiap Desa guna dukung pembangunan,” ujar Sekretaris Camat Kakuluk Mesak, Alsino do Santos Martins dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan itu.

Menurut dia, pelatihan pengembangan sangat penting bisa menambah pengetahuan bagi para peserta perwakilan setiap desa dalam mengelola media komunitas nantinya yang difasilitasi oleh GSC.

“Ini penting karena ini adalah ujung tombak mempromosikan, mengangkat kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di setiap desa,” ucap Alsino.

Dikatakan, kegiatan hari ini dimana warga dilatih, diajar cara menulis berita. Oleh karena itu peserta harus memulai mencoba menulis berita tentang kegiatan-kegiatan di dalam desa. Sehingga warga lain bisa mengetahui perkembangan yang ada dalam desa.

“Setelah dapat latihan buat berita dari jurnalis kerjasama dengan GSC, para peserta paling tidak memahami, atau mengerti sedikit tentang apa yang didapat dalam kegiatan hari ini,” ucap dia.

Lanjut Alsino, harus ada perubahan di tiap desa dalam hal ini warga mampu membuat berita. Kalian yang terpilih ikut pelatihan ini orang- orang terpercaya yang dipilih desa dan itu menjadi tanggungjawab.

“Selesai ini peserta bisa menulis kegiatan jadi sebuah berita, baik itu
soal kinerja Pemerintah juga masalah di lingkungan. Setelah ini peserta bisa tularkan materi yang didapat kepada warga lain di desa agar bisa tahu membuat berita,” harap dia.

Kesempatan itu Faskeu GSC, Rai Matheus menyampaikan, kegiatan pengembangan pelatihan media komunitas bagi perwakilan warga enam Desa ini bbagian dari proses belajar bagaimana cara membuat atau menulis berita. Soal bicara semua bisa hanya mau tuangkan ke dalam bentuk berita yang menjadi kendala.

“Mudah-mudahan dengan pelatihan ini peserta bisa berbuat sesuatu yakni berita. Setelah ini paling tidak ada perubahan nantinya dan para peserta bisa menularkan materi pelatihan yang didapat ke warga lainnya,” pinta Ramli.