Perkenalkan Wisata Bahari, Dinas Pariwisata NTT Gelar Rally Mancing

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Memperkenalkan kekayaan potensi wisata bahari di provinsi bercirikan kepulauan ini, Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mengagendakan untuk menggelar rally mancing pada 2018 mendatang dengan melibatkan pemancing berskala nasional.

Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata NTT, Beni Wahon sampaikan ini kepada wartawan di Kupang, Senin (13/11/2017).

Beni menjelaskan, setiap tahun Dinas Pariwisata menggelar lomba mancing namun skalanya sangat terbatas dan terpusat di perairan Bolok, Kabupaten Kupang dan sekitarnya.

Mengingat wilayah perairan NTT sangat luas, pihaknya mengubah polanya yakni dalam bentuk rally. Dimana rally mancing yang akan digelar tersebut mengambil titik star di Larantuka, Kabupaten Flores Timur dan finish di Belu. Rute mancingnya sebagai berikut, perairan Larantuka- Lembata- Alor- Kota Kupang- Kabupaten Kupang- Timor Tengah Utara (TTU)- dan finish di Belu.

“Kami akan bangun koordinasi dan komunikasi dengan sejumlah kabupaten yang wilayah perairannya dilintasi itu untuk sharing dana,” kata Beni.

Baca juga : Dispar NTT Gelar Lomba Mancing Hadiah Rp52,5 Juta

Dia menyampaikan, pelaksanaan rally mancing tersebut bertujuan untuk menggali potensi wisata bahari untuk diperkenalkan ke dunia luar. Sehingga para pemancing dapat mengetahui dan melihat dari dekat begitu banyak potensi wisata bahari yang ada di NTT, bukan saja untuk kepentingan mancing tapi juga wisata bawah laut dan pelbagai aspek lainnya berkaitan dengan wisata bahari.

Tentang peserta, Beni mengatakan, libatkan pemancing berskala nasional di 26 provinsi di Indonesia. Juga terbuka kesempatan bagi pemancing luar negeri yang ingin mengambil bagian dalam kegiatan rally mancing dimaksud. Agar bisa terselenggara dengan baik, akan dipromosikan secara luas melalui media massa dan berkoordinasi intensif dengan sejumlah kabupaten yang perairannya dilintasi para perally mancing.

Pada kesempatan itu Beni mengungkapkan, lomba mancing 2017 telah digelar beberapa waktu lalu yang diikuti 18 tim mancing dengan mengambil lokasi mancing di perairan Bolok, Kabupaten Kupang dan sekitarnya. Dari jumlah tim yang terlibat tersebut, dua tim berasal dari Surabaya dan tiga tim dari Bali. Sesuai dengan kriteriayang ditetapkan, telah ditetapkan pemenangnya dan diberikan uang pembinaan.

Rincian pemenangnya sebagai berikut, Juara satu, tim Turangga berhak mendapat Rp15 juta. Juara dua, Timor Fishing Team yang berhak memperoleh Rp12,5 juta. Juara tiga, PT TOM yang berhak memperoleh Rp10 juta. Juara empat, tim Turangga yang berhak memperoleh Rp7,5 juta. Juara lima, PT TOM yang berhak memperoleh Rp5 juta, dan juara enam, PT TOM yang berhak mendapatkan dana Rp2,5 juta. Selain uang tunai, para pemenang juga mendapat piala tetap dan piala bergilir gubernur.

“Dinas Pariwisata bekerjasama dengan Pengurus Daerah Federasi Olahraga Mancing Seluruh Indonesia (Formasi) menyelenggarakan turnamen mancing 2017, sebagai upaya mengembangkan wisata minat khusus di NTT,” papar Beni.