Copa NTT, Guru VS Murid Beradu Strategi

Bagikan Artikel ini

Laporan Frans Watu
Jakarta, NTTOnlinenow.com – Partai pertama Copa NTT minggu (1/10/2017) akan bertemu Kesebelasan Sembur Paus Lembata FC vs Sapi Putih Kupang FC. Kupang FC adalah Juara Grup D sementara Lembata FC Runer Up Grup A. Selain mempertemukan pemain berbakat dari kedua tim, penggemar bola menanti rajikan ke dua pelatih yang juga mantan pemain PSSI dan Galatama.

Simson Rumah Pasal pelatih Kupang FC adalah mantan pemain PSSI di era 70an bersama Oyong Liza, Robby Binur, Junaidi Abdillah, Risdianto dll. Sedangkan Frans Watu Pelatih Lembata FC adalah mantan pemain Galatama era 80an sempat memperkuat Perkesa Mataram, Lampung Putra dan Arema Malang.

Lembata FC bagi sang legenda Simson Rumah Pasal bukan tim yang asing, Simson pernah melatih Lembata FC di Turnamen Copa Florete I tahun 2007. Kala itu PSN Ngada yang dilatih Frans Watu keluar sebagai juara Copa Florete. Pertandingan guru dan murid karena di Tim Lembata ada mantan anak didik Simson seperti Roni Rongan dan Don Diaz.

Saya kira duel lapangan tengah akan ketat, Kupang FC ada Paul Rumah Pasal sebagai play maker, kami punya duo Diaz (Don dan Piter). Kupang FC akan bermain dengan umpan-umpan panjang dengan mengandalkan kecepatan penyerang sayapnya, kami akan bermain dengan bola-bola pendek, dari kaki ke kaki, papar Frans Watu.

Anak asuhnya harus siap dalam banyak hal. Tidak hanya masalah fisik saja yang menjadi perhatiannya, mengenai mental tanding para pemain patut menjadi perhatiannya. Seperti biasa kami akan bermain dengan pola 4 2 3 1 guna mengantisipasi lapangan tengah Kupang FC yang unggul dalam fisik sambung mantan pemain yang sempat memperkuat Persija Barat.

Sementara itu Manejer Kupang FC Ishak Teuf menimpali pertandingan melawan Lembata FC, kami akan bermain dengan pola menyerang 4 3 3, pemain kami dalam kondisi siap tempur. “Kami berharap dewi fortuna akan berpihak kepada kami, skor akhir kami prediksi maximal 2 gol untuk” harap Ishak.

Derby Tapal Batas
Partai kedua minggu (1/10/2017) derby Timor akan mempertemukan dua kesebelasan dari perbatasan Timor Leste Belu vs Malaka. Pertemuan dua tim dari daratan Timor ini diprediksi akan berjalan dengan tempo tinggi karena bagi Malaka ini pembuktian bagi saudara tuanya Belu.

Edmundus Klau pelatih Malaka sedikit membocorkan strategi yang akan dimainkan timnya 1 3 4 2, dengan formasi ini kami yakin bisa mengalahkan Belu 3-0. Pemain kami dalam kondisi prima dan siap tampil full tim, target kami menang dan siap menantang Ikalsabda di 8 besar, papar Mundus pelatih yang selalu tampil tenang dan murah senyum.

Belu dengan motto “mai ita hamutu foti rai Belu” akan memainkan total football dengan formasi 4 3 2 1 dan dalam situasi tertentu bisa dengan pola 4 3 3 dengan gaya kick and run ala Inggris, papar Hubert Manek. Kami akan menekan saat kick off, di depan ada top score sementara Millo yang siap merobek gawang Malaka. Lini tengah ada gelandang bertenaga kuda Kristo dan belakang palang pintu Andi Nai Noe yang siap menghadang penyerang lawan, sambung Hubert di Wisma NTT.

Om Gibol memprediksi Derby ini akan dimenangkan oleh Malaka, karena Malaka akan main tanpa beban. Malaka unggul dalam stamina hanya kalah dalam jam terbang, bola bulat kita saksikan saja di GOR Ciracas minggu malam.dmundus Klau Pelatih Persemaja Malaka.