Bupati Lay Irup Pembukaan TMMD ke-100 di Batas Belu-Timor Leste

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Bupati Belu, Willybrodus Lay bertindak sebagai Inspektur Upacara pada pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-100 tahun 2017 di lapangan Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu, Timor Barat perbatasan RI-RDTL, Rabu (27/9/2017).

Bupati Lay dalam amanatnya mengatakan, tujuan dari program kegiatan TMMD agar terjadi percepatan pembangunan dan meningkatkan kemandirian pangan dan kesejateraan masyarakat di tapal batas Belu-Timor Leste.

Dituturkan, kegiatan TMMD kali ini berlangsung di dusun Aitemuk Desa Fatulotu. Dimana kita ketahui infrastruktur jalannya rusak dan sulit untuk mobilisasi masyarakat maupun kendaraan saat musim hujan.

“Terimakasih untuk Bapak Dandim yang telah memilih lokasi TMMD mebuka jalan dari Dusun Aitemu Desa Fatulotu ke Dusun Motaain Desa Maneikun,” ujar dia.

Lanjut Lay, atas nama Pemerintah Belu menyampaikan juga terimakasih kepada seluruh anggota TNI yang mana selama ini telah melaksanakan tugas menjaga perbatasan, menjaga kedaulatan NKRI di Kabupaten Belu dengan baik.

“Hari ini sangat luar biasa sekali karena pembukaan TMMD dihadiri langsung Danrem 161/Ws Kupang. Ini bukti kepedulian bersama prajurit TNI untuk membangun negeri tercinta ini dari tepian negeri,” ucap dia.

Sebelumnya, Dandim 1605/Belu, Letkol Czi Nurdihin Adi Nugroho selaku Dansatgas TMMD ke-100 dalam laporannya menyampaikan, dasar daripada pelaksanaan TMMD tersebut adalah berdasarkan Surat Telegram PJO TMMD Nomor STR/31/2017 tanggal, 11 September 2017 tentang pelaksanaan operasional kegiatan TMMD selama 30 hari.

Baca juga : Danrem 161/Wira Sakti Buka Herman Herry Atambua Open Road Race II

Lanjut dia, Surat Telegram Pangdam IX/Udayana Nomor ST / 368 / 2017 tanggal 19 September 2017 tentang pelaksanaan operasional kegiatan TMMD ke-100 selama 30 hari, terhitung mulai tanggal 27 September hingga 26 Oktober 2017 di wilayah Kodam IX/Udayana.

“Tujuan pelaksanaan TMMD untuk membantu meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah, melaksanakan kegiatan serbuan teritorial, mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh dan pelihara serta tingkatkan Kemanunggalan TNI-Rakyat,” sebut Nurdihin.

Sasaran program TMMD yakni, fisik pembukaan jalan (1.600 meter X 6 meter ) dari Dusun Motaain Desa Maneikun menuju Dusun Aitimuk Desa Fatulotu. Bedah 1 unit rumah guru SDI Takarabat (6 m x 8 m), pembangunan MCK 10 unit ( 2 m x 3 m), jambanisasi 20 unit dengan melibatkan 150 satgas gabungan TNI, Polri dan komponen masyarakat.

Untuk non fisiknya, melaksanakan penyuluhan kesadaran Bela Negara, penyuluhan Wawasan Kebangsaan, penyuluhan Kamtibmas, penyuluhan Pertanian, penyuluhan Peternakan, penyuluhan Kehutanan, penyuluhan KB, narkoba dan penanggulangan bencana alam.

Diakhir upacara Bupati Lay bersama Dandim Nurdihin menandatangi berita acara kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan alat-alat kerja dan bahan bangunan oleh Bupati kepada perwakilan pelaksanan TMMD.

Hadir dalam upacara itu, Danrem 161/WS Kupang, Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, Kasi Ops, Kasi Intel dan Kasi Ter Korem, Pimpinan DPRD Belu, Dansatgas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 712/WT, Dansatgas Sektor Barat Yonif 742/Wirayudha, Wakapolres Belu.

Pimpinan Forkompinda Belu, OPD Belu, Pimpinan BUMD, Para Camat, Kades se-Kecamatan Lasiolat, tokoh Agama serta tokoh adat dan masyarakat. Peserta upacara terdiri dari personel Kodim 1605/Belu, Satgas Yonif Raider 712/WT, Yonif Raider Khusus 744/SYB, Polres Belu, Sat Pol PP Belu, Pelajar Pramuka serta pelajar SMP dan SMA Lasiolat.