Sukses Kawal Kuliah Umum Menteri HAM, PLN Hadirkan Pasokan Listrik Andal Tanpa Kedip di Kampus UKAW Kupang

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kupang sukses mengawal agenda strategis nasional di beranda depan Nusantara. Melalui kesiagaan penuh dan penerapan sistem pengamanan kelistrikan berlapis, PLN berhasil menjaga keandalan pasokan daya tanpa kedip selama seluruh rangkaian Kuliah Umum Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Natalius Pigai, di Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, Selasa (9/6).

Kehadiran Menteri HAM RI dalam memberikan Kuliah Umum bertema “Perkuatan Kapasitas Hak Asasi Manusia,” penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), serta peresmian fasilitas kampus terlaksana dengan aman berkat jaminan operasional listrik yang andal. Insan PLN bergerak tangguh di balik layar, memastikan setiap pendar cahaya dan sistem tata suara di dalam aula kampus mengalir lancar mengiringi antusiasme ribuan mahasiswa tanpa interupsi sedikit pun.

General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas keberhasilan seluruh tim di lapangan yang berhasil mengeksekusi skema pengamanan dengan nihil kendala.

“Keberhasilan mengamankan pasokan listrik tanpa kedip dalam agenda kunjungan kenegaraan ini adalah bukti komitmen nyata kami untuk selalu hadir mendukung pembangunan SDM di NTT. Kami bersyukur, sistem pertahanan kelistrikan yang disiapkan mampu bekerja optimal. Harapan kami, kelancaran acara ini dapat memantik semangat baru bagi generasi muda di NTT dalam memahami serta memperjuangkan nilai-nilai hak asasi manusia demi kemajuan bangsa,” ungkap Eko.

Keberhasilan PLN ini juga diakui langsung oleh pihak kampus. Laurens Takesan, selaku penanggung jawab bagian Kelistrikan UKAW, mengungkapkan rasa terima kasih atas dedikasi dan profesionalisme tim PLN yang telah bersiaga penuh sejak pagi hari.

“Kuliah Umum Menteri HAM RI ini adalah momen bersejarah bagi civitas akademika UKAW. Kami sangat bersyukur dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN. Berkat pasokan listrik yang sangat andal dan pengawalan ketat dari petugas di lapangan, seluruh rangkaian acara—mulai dari dialog interaktif hingga penandatanganan MoU—dapat berjalan dengan sangat lancar dan khidmat,” ujar Laurens.

Dalam memastikan keberhasilan tersebut, PLN sebelumnya telah menerapkan skema pengamanan kelistrikan berlapis (multi-layer). Pasokan utama yang bersumber dari Penyulang Oesapa diperkuat dengan penyiapan infrastruktur backup berupa Unit Gardu Bergerak (UGB) berkapasitas besar, yakni 630 kVA, lengkap dengan personel teknis yang bersiaga penuh di titik kritikal.

Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kupang Kota, Muhammad, menjelaskan bahwa keberhasilan ini diraih karena seluruh personel mengemban misi moral untuk menjaga kehormatan daerah.

“Tugas siaga ini berhasil kami laksanakan bukan sekadar sebagai rutinitas teknis, melainkan sebuah kehormatan untuk mengawal jalannya transformasi ilmu di NTT. Kami menerjunkan tim terbaik, berkoordinasi erat dengan DCC (Distribution Control Center), dan membuktikan bahwa sistem pertahanan kelistrikan di UKAW bekerja secara otomatis dan andal. Kami hadir memastikan negara memberikan pelayanan terbaiknya,” tegas Muhammad.

Suksesnya pengamanan di Kampus UKAW ini merupakan bagian dari rangkaian Siaga Kunjungan Kerja Menteri HAM RI di Kota Kupang yang berlangsung selama dua hari (9–10 Juni 2026). Selain UKAW, PLN juga berhasil mengamankan beberapa titik vital lainnya, termasuk SPPG Maria Bunda Segala Bangsa Oeba dan VVIP Bandara El Tari Kupang. Secara keseluruhan, PLN menyiagakan 25 personel tangguh yang didukung oleh infrastruktur pertahanan canggih seperti UPS 100 kVA, UGB 630 kVA, serta sejumlah Mobile Genset.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Kupang, Nikolas Denis Adrian, menegaskan bahwa kesuksesan pengamanan kelistrikan ini adalah buah dari kerja keras, disiplin, dan komitmen tanpa batas dari seluruh insan PLN di lapangan.

“Setiap kunjungan kerja tingkat menteri membawa harapan besar bagi pembangunan di daerah kita. Oleh karena itu, insan PLN UP3 Kupang tidak menoleransi adanya flicker sekecil apa pun, dan hari ini kami membuktikannya. Di bawah cuaca mendung Kota Kupang, semangat kami tetap menyala penuh untuk terus menerangi, mengawal, dan memastikan setiap jengkal aktivitas pembangunan bangsa berjalan dengan aman dan andal,” tutup Denis optimis.

Melalui keberhasilan pengawalan kelistrikan di Kampus UKAW ini, PLN kembali menegaskan perannya yang tidak hanya sebagai penyedia daya, tetapi juga sebagai pilar utama penopang kelancaran agenda kemajuan bangsa di seluruh pelosok negeri.(*)