SKPT Bantu Pengembangan Pabrik Rumput Laut dan Sarana Budidaya di Waingapu
Laporan Mohammad Habibudin
Kupang, NTTOnlinenow.com – Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) yang dikembangkan di Kabupaten Sumba Timur akan terus berjalan dan membantu mengakselerasikan kesejahteraan rakyat, terutama para nelayan untuk meningkatkan pendapatan rakyat.
Untuk kegiatan SKPT yang akan di programkan, BBI Lewa, sarana budidaya rumput laut seperti bantuan tali, bibit dan patok yang akan dialokasikan di Kecamatan Umalulu, Rindi, Pahungan Lodu dan Wulla Wejelu. Hal itu dikatakan Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil, Yohanis Njurumana ketika ditemui NTTOnlinenow.com, Selasa (5/9/2017).
Dia menjelaskan, selain bantuan sarana budidaya, ada pula pengembangan pabrik rumput laut dari ATCC ke SCR yang lokasinya di desa Lambakara Kecamatan Pahunga Lodu yang tahun ini akan di bangun.
Baca juga : Satuan Polisi Pamong Praja Sumba Timur Mendapat Pendidikan Dasar
“Jadi tahun ini kita mulai bangun gudang penampungan rumput laut yang kapasitasnya 500 ton dengan lantai jemur serta pagar keliling,”kata Yohanis.
Menurutnya, tahun depan PT Astil yang bergerak dibidang perusahan rumput laut akan dinaikan kapasitas produksinya dari 10 ton menjadi 20 ton per hari “Ini sesuai hasil kunjungan Dirjen perikanan budidaya pada tanggal 22 Agustus 2017,”ujarnya.
Lanjut dia, Selain dari bantuan tersebut PSKPT juga akan memberikan 10 unit rumah ikat rumput laut, 50 unit fibre glas dan para-para penjemuran rumput laut, 150 unit yang akan dialokasikan di Kecamatan Rindi, Pahunga Lodu dan Wulla Wejelu.

