Kapolres Belu Ajak Seluruh Instansi Bangun Sinergitas di Tapal Batas RI-Timor Leste

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Seluruh instansi organisasi perangkat daerah Pemkab Belu maupun instansi vertikal di Kabupaten Belu harus membangun sinergitas mendukung program Pemerintah Indonesia dalam pembangunan dari tepian negeri.

Demikian ajak Kapolres Belu, AKBP Yandri Irsan dalam coffee morning bersama Forkopimda, tokoh agama instansi terkait dan insan pers di Aula Mako Polres Belu, Kamis (24/8/2017). Turut hadir dalam kegiatan itu Divisi Humas Mabes Polri dan Divisi Humas Polda NTT serta awak media dari Jakarta.

Menurut Yandri, kegiatan coffee morning yang dilakukan Polres Belu ini rutin akan dilaksanakan setiap bulan. Ini untuk mengakrabkan hubungan seluruh instansi baik Pemkab Belu maupun instansi vertikal dalam Kabupaten Belu.

“Kegiatan ini juga untuk menyatukan kebersamaan, persatuan seluruh instansi di tapal batas mengingat wilayah Belu adalah etalase dari pada NKRI di tapal batas Belu dengan Timor Leste,” ujar dia.

Dijelaskan bahwa, Belu itu artinya sahabat, persahabatan itulah yang membawa keberhasilan pembangunan di daerah Kabupaten Belu. Oleh karena itu kebersamaan dan sinergitas antara instansi sangat penting untuk mendukung kelancaran pembangunan.

“Dalam suasana seperti ini kita bisa saling sampaikan atau bicarakan hal-hal yang tidak terealisasi dalam pembangunan. Sudah hampir empat bulan saya bertugas di tapal batas. Terimakasih kepada Pemkab atas dukungan dengan keberadaan selama empat bulan ini,” kata mantan Kapolres Flotim itu.

Lanjut Yandri, terkait situasi Kamtibmas di tapal batas sejauh ini kondusif. Lewat coffe morning ini, seluruh instansi serta lembaga agama dan lainnya tetap menjaga situasi yang kondusif ini sehingga tercipta selalu perdamaian di perbatasan Rai Belu.

“Saya berharap kegiatan ini meningkatkan kebersamaan antar instansi. Coffee morning ini bisa terus dilakukan oleh Pemkab atau instansi lainnya setiap Minggu sehingga kebersamaan semakin erat dan sinergitas,” pinta Yandri.

Bupati Belu, Willybrodus Lay menyampaikan apresiasi kepada Polres Belu dalam hal ini Kapolres Belu yang mempunyai inisiatif menyelenggarakan kegiatan coffee morning hari ini.

Baca juga : Perhatian Pemerintah Terhadap Daerah Perbatasan Semakin Besar

“Kegiatan ini harus jadi rutin, dan bulan depan akan digelar di Pemkab Belu. Saya lihat ini bisa dapat masukan yang banyak untuk kita semua terkait kondisi di perbatasan Rai Belu,” ucap Lay.

“Terimakasih juga instansi TNI dan POLRI yang selama ini telah banyak berbuat kegiatan di wilayah Belu. Dengan kegiatan itu Belu dikenal karena telah ekspo potensi daerah yang ada di beranda terdepan NKRI ini,” ungkap dia.

Dansatgas Yonif Raider 712/WT, Letkol Inf Elvino Yudha Kurniawan tambahkan, selama ini kita sudah memberikan contoh bersinergi antara TNI-POLRI dalam membangun Kabupaten  Belu.

Jelas Elvino, sinergitas itu bukan TNI-POLRI, tapi seluruh instansi Pemerintah maupun vertikal lainnya untuk mendukung program Pemerintah membangun wilayah dari tepian negeri perbatasan Belu.

“Ada keterkaitan semua unsur di Belu untuk menjaga kedaulatan ini dari kegiatan illegal maupun lainnya yang kita inginkan bersama. Mari kita bersama bangun Belu dari tepian sebagai beranda NKRI agar situasi kondisi  tetap kondusif,” ajak Elvino.

Divisi Humas Mabes POLRI, AKBP Pandra Arsyad berharap agar seluruh instansi dan unsur elemen masyarakat di perbatasan Belu tetap menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI ini sehingga aman dan warga hidup senjahtera.

“Instruksi Kapolri jelas, Polisi harus Promoter yakni profesional, modern dan terpercaya pelayanan kepada masyarakat. Keamanan dan ketertiban bukan hanya POLRI dan TNI saja, tapi perlu dukungan dan partisipasi dari seluruh unsur elemen sehingga situasi yang kondusif tetap terpelihara dengan baik,” harap Panda.