Ikabe Malang Berbagi Kasih Dengan Anak-Anak Yayasan PRHB Onoboi
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Ikatan Keluarga Besar Belu (Ikabe) Malang berbagi kasih dengan anak-anak yayasan pusat rehabilitasi hidup baru (PRHB) di Onoboi, Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste, Sabtu (12/8/017).
Kegiatan peduli sosial melibatkan dua puluhan orang alumni Ikabe Malang yang membagikan bantuan berupa sembako (makanan dan minuman), pakaian layak pakai serta buku sekolah kepada anak-anak di Yayasan tersebut.
Meski mengalami cacat serta keterbelakangan mental, mereka (anak-anak,red) memiliki kemampuan layaknya orang normal. Dengan semangat anak-anak tersebut menyanyikan lagu Kemesraan sebagai ungkapan terimakasih atas kepedulian Ikabe Malang.
Mantan Ketua Alumni Ikabe Malang, Isto Talan kepada NTTOnlinenow.com mengatakan, kegiatan bhakti sosial memberikan bantuan pada anak-anak Yayasan PRHB Onoboi ini merupakan inisiatif para mahasiswa aktif yang melibatkan juga para alumni di Atambua.
“Kami dari alumni sangat apresiatif pada ade-ade mahasiswa yang punya inisiatif melalukan baksos ini,” ujar dia.
Baca juga : KP 17 Bagikan Ratusan Bendera Merah Putih di Perbatasan RI-Timor Leste
Lanjut Talan, kegiatan baksos ini juga bertujuan untuk menyongsong HUT Kemerdekaan RI ke-72 pada tanggal 17 Agustus 2017 memdatang. Juga para mahasiswa asal Belu ingin menunjukan rasa peduli kepada warga Belu dan peduli sosial pada anak-anak kurang mampu atau mengalami kurang cacat.
“Tadi dibagikan bantuan berupa sembako, baju layak pakai dan buku. Ke depan kegiatan kami alumni akan lakukan giat sosial seperti ini,” sebut dia.
Suster Clarentiae Hasugian FCJM pengelola Yayasan PRHB menyampaikan terimakasih atas kepedulian dari Ikabe Malang yang telah mengunjungi dan memberikan bantuan berupa makan dan minuman, baju serta buku bagi anak-anak.
“Terimakasih untuk saudara saudari tunas muda generasi muda sebagai tonggak negara. Semoga saudara sekalian menjadi pribadi yang berhasil, sukses dan bisa menjadi penerusan gereja dan negara. Jadi sumber kekuatan dan Ikabe jadi suskes dan jaya,” ucap dia.
Dikatakan, cacat fisik bukan jadi penghalang untuk sukses karena banyak orang yang punya keterbelakangan menjadi orang hebat dan sukses. Lewat kehadiran Ikabe bisa motivasi anak-anak, dan terimakasih apa yang telah diberikan pada kami semoga menambah rejeki dan kebahagiaan dan berkah bagi keluarga besar Ikabe.

