Atraksi Tari Caci Meriahkan TdF 2017 di Ruteng

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Ruteng, NTTOnlinenow.com – Pertunjukan atau atraksi Tari Caci turut memeriahkan event balap sepeda internasional Tour de Flores (TdF) 2017 yang dipersembahkan oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai di halaman kantor Bupati Manggarai di Ruteng, Selasa pagi (19/7/2017).

Tari Caci adalah kesenian tradisional sejenis tarian perang yang khas dari masyarakat Manggarai di Pulau Flores, Nusa Tenggara timur (NTT). Tarian ini merupakan tarian yang dimainkan oleh dua penari laki-laki yang menari dan saling bertarung dengan menggunakan cambuk dan perisai sebagai senjatanya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai, Valentinus Sene mengatakan, Tari Caci ini juga merupakan salah satu kesenian tradisional yang cukup terkenal di Pulau Flores, NTT. Tarian ini sering ditampilkan di berbagai acara seperti saat syukuran musim panen (hang woja), ritual tahun baru (penti), dan berbagai upacara adat lainnya.

Menurutnya, untuk memeriahkan event Tour de Flores 2017, Pemda setempat mempersiapkan sejumlah atraksi budaya untuk dipertontonkan sekaligus menghibur para peserta balap sepada yang kebanyakan berasal dari luar negeri.

“Tari Caci ini sendiri merupakan kesenian tradisional masyarakat Manggarai, dan tari ini adalah tari perang yang biasa ditampilkan saat ada acara seremoni adat atau acara syukuran besar bagi masayarakat Manggarai,” katanya kepada NTTOnline, Selasa (19/7).

Pantauan media ini, Tari Caci ini dilakukan oleh sekelompok penari laki-laki dengan bersenjatakan cambuk dan perisai. Puluhan penari laki-laki yang memeragakan tarian perang ini, terlihat semangat melakukan atraksi, maski beberapa diantaranya terlihat terluka dan berdarah namun tak menyurutkan semangat mereka.