1500 Penari Ndundu Ndake Sambut Peserta TdF di Ruteng

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Ruteng, NTTOnlinenow.com – Sebanyak 1.500 penari menampilkan Tari Ndundundake menyambut kedatangan peserta event balap sepeda internasional Tour de Flores (TdF) 2017 yang tiba di Ruteng Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa siang (19/7/2017).

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai, Valentinus Sene kepada NTTOnline mengatakan tarian Ndundu Ndake adalah tarian lokal khas Manggarai yang merupakan tarian penyambutan terhadap tamu dan biasanya ditampilkan pada acara seremonial adat.

“Kita persiapkan tarian masal yang melibatkan lebih dari seribu lima ratus (1500) personil untuk menampilkan tarian Ndundu Ndake dan tarian caci untuk menyambut para peserta Tour de Flores,” kata Sene.

Baca juga : Atraksi Tari Caci Meriahkan TdF 2017 di Ruteng

Menurut Sene, para penari tersebut tergabung dari sejumlah instasi, yakni sanggar tari, TNI, Polri, Sekolah SMA/SMK Se-Kota Ruteng, dan juga sejumlah instansi, dinas di Pemerintah Kabupaten Manggarai.

Ribuan penari yang terdiri dari laki-laki dan perempuan, mengenakan pakaian tradisional daerah setempat itu nampak memadati halaman depan Kantor Bupati Manggarai, tempat dilaksanakannya tarian itu.

Masyarakat pun sangat antusias sehingga mereka berbondong-bondong datang menonton meski harus berdesak-desakan dibawah panas terik.

Untuk diketahui, tarian Ndundu Ndake sendiri telah mencatat dua rekor Muri sekaligus pada tahun 2011 lalu, yaitu rekor tari Ndundu Ndake dengan peserta terbanyak (2.011 orang), dan tari yang mengenakan selendang songke terbanyak (2.011 lembar). Selendang songke, merupakan kain adat Manggarai.