Gerindra Prioritaskan Kader Maju Pilkada
Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Partai Gerindra memberi prioritas utama kepada kader partai yang hendak maju dalam bursa suksesi pilkada di 10 kabupaten yang digelar 2018 mendatang, baik sebagai bupati maupun wakil bupati.
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra NTT, Kasintus P. Ebu Tho sampaikan ini kepada wartawan di Kupang, Rabu (5/7/2017).
Maxi, demikian Kasintus Ebu Tho biasa disapa mengatakan, ketentuan yang berlaku di Gerindra terkait pelaksanaan pilkada adalah survei. Dengan demikian, semua bakal calon yang telah mendaftar di Gerindra, baik dalam bentuk pasangan bakal calon maupun tunggal yakni entah bakal calon kepala daerah atau bakal calon wakil kepala daerah, harus disurvei untuk melihat elektabilitas. Artinya, pengusungan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah berbasis survei.
“Survei dilakukan oleh lembaga survei yang kredibel dan telah berpengalaman melakukan survei pilkada, seperti Indobarometer,” kata Maxi.
Menjawab pertanyaan soal peluang kader yang mau maju dalam pilkada, koordinator daerah pemilihan Sikka, Ende, Ngada, dan Nagekeo ini menyampaikan, tentunya tetap mendapat prioritas. Hasil rapat koordinasi daerah (Rakorda) se- NTT yang digelar di Diklat Gerindra NTT beberapa waktu lalu, salah satu poin penegasan adalah memprioritaskan kader terbaik partai.
Baca Juga : Frans Watu: Bingkai Indonesia Super Fight Menampilkan Partai Bergengsi
“Jika tidak ada kader partai yang maju, maka pengusungan paket calon berdasarkan hasil survei,” papar Maxi.
Tentang koalisi partai politik untuk memenuhi syarat pengusungan bakal calon, Ketua Komisi I DPRD NTT yang membidangi pemerintahan umum ini mengatakan, bisa dibangun oleh pasangan calon dan bisa juga oleh partai politik. Pada prinsipnya, koalisi partai politik akan disesuaikan dengan kondisi sosial politik masing- masing daerah, terutama di 10 kabupaten penyelenggara pilkada 2018 bersama pemilihan gubernur dan wakil gubernur.
“Karena itu koalisi partai politik yang dibangun di provinsi untuk pilgub, tidak paralel dengan koalisi yang dibangun di kabupaten untuk pemilihan bupati dan wakil bupati,” tandas Maxi.
Dia mengungkapkan, untuk Kabupaten Nagekeo, Gerindra hanya memiliki tiga kursi di DPRD. Ada tiga kader partai yang telah menyatakan kesiapannya untuk maju dalam pilkada yakni Maxi Ebu Tho, Cyloye, dan Marianus Waja. Partai Gerindra harus berkoalisi dengan partai lain untuk memenuhi syarat pengusungan bakal calon bupati dan wakil bupati.
“Saat ini sedang dilakukan komunikasi untuk membangun koalisi partai. Sejumlah partai yang dibangun komunikasi antara lain PKPI, PKS, Hanura, PKB, dan Demokrat,” sebut Maxi.

