Gabriel Sabang, Meninggal Dunia di Hutan Diduga Serangan Jantung

Bagikan Artikel ini

Laporan Marten Don
Ruteng, NTTOnlinenow.com – Gabriel Sabang, laki-laki paruh baya asal kampung Leda, kelurahan Bangka Leda, kecamatan Langke Rembong, kabupaten Manggarai, Flores, NTT, Senin, 24 April 2017 sekitar pukul 08.00 wita (pagi) meninggal dunia di hutan Tiong Tonda. Hutan didekat permukiman warga kampung Leda-Ruteng, Manggarai.

Korban yang diketahui berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai salah satu staf pada kelurahan Golo Dukal, kecamatan Langke Rembong, kabupaten Manggarai itu meninggal dunia dalam hutan saat hendak mencari kayu api atau kayu bakar, kata Kasubaghumas Polres Manggarai, IPDA Daniel Djihu melalui pesan WhatsApp-nya kepada wartawan, Senin, 24 April 2017 di Ruteng.

Pertama kali korban diketahui meninggal dunia oleh rekan seperjalannya bernama Aleks Amput.

“Pagi tadi keduanya kehutan hendak mencari kayu api atau kayu bakar. Namun setibanya mereka dihutan atau disekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) sebelum ia meninggal, keduanya sempat duduk merokok sambil bercerita santai sekirar 10 menit lamanya,” kata Djihu.

Baca : Sisilia Umung, Tewas Tertabrak Sepeda Motor

Setelah selesai merokok, korban mengajak Aleks temannya itu untuk mencari kayu api disekitarnya itu yang kini menjadi TKP. Namun saat korban menebang kayu, tiba-tiba ia jatuh dan langsung tak sadarkan diri.

Melihat kejadian itu, Saksi (Aleks) langsung menghampiri korban dan berusaha membalikan tubuhnya. Pada mulut korban terlihat berbusa. Karena panik, saksipun langsung melaporkan kejadian itu kepada Babinkamtibmas Kelurahan Waso, Teo Angkat dan Babinkamtibmas Kelurahan Bangka Leda, Ansel Ongko.

Mendapat laporan itu, keduanya langsung mendatangi TKP dan melanjutkan laporan itu kepada Pihak Polres Manggarai. Di TKP mereka langsung mengevakuasi jazad korban dan melakukan olah TKP.

Sementara dari hasil olah TKP tidak ditemukan satupun tanda-tanda kekerasan termasuk bekas penganiayaan. Namun dengan melihat busa yang keluar dari mulutnya, kuat dugaan korban meninggal dunia karena serangan jantung, kata Djihu dalam WhatsAppnya.