Auditor Kemendikbud: Penerima PIP Salah Sasaran Harus Dikembalikan

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Dari hasil pemeriksaan dibeberapa sekolah di Kota Kupang, soal penyaluran Dana Program Indonesia Pintar, banyak terdapat penerima PIP yang tidak sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayan. Oleh karena itu pihak Auditor dari Kemendikbud akan meminta para penerima PIP yang tidak sesuai Juknis segera mengembalikan dana PIP yang telah dicairkan.

“Dalam Juknis sudah jelas peruntukan PIP untuk orang yang tidak mampu. Kalau orang mampu yang menerima harus dikembalikan. Kan sudah jelas dalam Juknis,” Kata Ketua Auditor Inspektur Kemendikbud, Hartati di SD Santo Yoseph Kota Kupang, Kamis (02/02/2017).

Hartati mengatakan, menurutnya dana PIP tidak tepat sasaran harus diambil lagi. sedangkan siswa yang memenuhi Juknis tidak perlu diambil kembali.

Baca : PIP Harus Bersih dari Kepentingan Politik

“Saya ingatkan dana yang sudah dicairkan harus dikembalikan, para kepala sekolah harus berperan aktif agar dana PIP yang sudah dicairkan tidak sesuai peruntukan harus dikembalikan, kalau tidak ingin ada masalah dilkemudian hari,” Tegasnya.

Dikatakan, penyaluran PIP oleh pemangku kepentingan sah-sah saja, asalkan tidak bertentangan dengan juknis tersebut. Akan tetapi siswa yang direkrut pemangku kepentingan harus memenuhi dua syarat sebelum uang dicairkan di bank yang ditunjuk, yakni diberikan surat yang menyatakan bahwa siswa tersebut ‘aktif’ di sekolah yang ditandatangani kepala sekolah. Satu syarat lagi yaitu siswa tersebut memenuhi syarat-syarat yang disebutkan di dalam juknis.