Tidak Memenuhi Kuorum, Paripurna DPR Ditunda

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Tidak memenuhi kuorum dalam Rapat Paripurna Penyampaian Hasil Reses DPRD Kota Kupang tertunda. Bahkan penundaan sidang penyampaian hasil reses tertunda sampai pada batas waktu yang tidak tentu, setelah digelar sebanyak tiga kali, sidang hanya dihadiri oleh 14 Anggota DPRD, dari total jumlah anggota sebanyak 40 orang.

Rapat Paripurna, dimulai pada 10.00 Wita yang dipimpin oleh Wakil Ketua II DPED Kota Kupang, Marthibus medah, dan hanya dihadiri 14 Anggota DPRD Kota Kupang, seperti Nikki Uly, Melkianus Bale, Viktor Halengki Haning, Paulus Manafe, dan sejumlah anggota DPRD lainnya. Namun karena jumlah Anggota DPRD tidak memenuhi kuorum, minimal 21 anggota kemudian sidang kembali ditunda. Setelah sidang ditunda selama 3 jam, kemudian dilanjutkan lagi pada pukul 13.00, tapi tidak bisa dilanjutkan lagi karena jumlah anggota DPRD bukannya bertambah. Malah berkurang menjadi 12 orang. Sidang kemudian ditunda lagi dan dilanjutkan satu kemudian dan masih dihadir oleh 12 anggota, sehingga pimpinan sidang Marthinus Medah, kemudian menunda sidang hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Sekretaris DPRD Kota Kupang,Adrianus Lusi yang dimintai keterangan soal batalnya rapat paripurna penyampaian hasil laporan reses anggota DPRD Kota Kupang tersebut, mengatakan, rapat paripurna penyampaian hasil laporan reses anggota DPRD Kota Kupang batal, karena dari jumlah 40 anggota DPRD Kota Kupang, hanya 14 orang yang hadir, sehingga paripurna tersebut tidak dilaksanakan.

“Rapat bisa digelar bila anggota yang hadir minimal 50 persen dari 40 Anggota DPRD. Namun yang hadir hanya 14 orang saja, makanya paripurna tidak dapat dilaksanakan,” katanya.

Adrianus mengaku,ketidakahadiran para anggota DPRD ini, karena ada yang sakit dan ijin, seperti anggota DPRD asal PKB, Daniel Hurek dalam keterangan sakit, semetara yang lain tanpa kabar.

Sementara disinggung kapan pelaksanaan rapat paripurna penyampaian hasil laporan reses anggota DPRD, Adrianus mengatakan, pelaksanaan belum diketahui kapan. Namun yang pastinya rapat tersebut bakal digelar dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh media ini. Ketidakhadiran sebagaian besar anggota DPRD Kota Kupang, pada Rapat paripurna penyampaian hasil reses, bukan karena anggota DPRD berhalangan, tetapi sejumlah anggota DPRD sengaja memboikot rapat itu karena kecewa dengan Ketua DPRD. Bahkan santer kabar bahwa anggota DPRD akan mengeluarkan mosi tidak percaya kepada ketua DPRD yang dinilai terlalu berpihak kepada pemerintah Kota Kupang. Namun sejauh kebenaran itu belum bisa dipastikan secara jelas.