Kapolres Belu Pimpin Apel di SMKN 1 Atambua Imbuh Pelajar Tertib Berlalu Lintas dan Jauhi Kenakalan Remaja

Bagikan Artikel ini

Laporan Yan Manek
Atambua,NTTOnlinenow.com-Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa pimpin apel pagi di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Atambua, Kelurahan Manuaman, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Senin (19/10/2026).

Kegiatan Polisi peduli pendidikan sebagai bentuk pembinaan serta edukasi kepada para pelajar dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di lingkungan sekolah dihadiri para guru, tenaga pendidik dan siswa-siswi.

Putra Astawa menyampaikan bahwa, kehadiran Polri di lingkungan pendidikan merupakan bagian dari upaya mendukung Program 100 Hari Kerja Kapolri, Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto,dengan tagline “Polisi Bersama masyarakat”.

Selain itu juga Mendukung Commander Wish Kapolda NTT, Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, agar polisi senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat termasuk di lingkungan sekolah-sekolah. “Sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi ruang penting untuk membentuk karakter, kedisiplinan dan tanggung jawab generasi muda,” ujar dia.

Kesempatan itu, Putra Astawa mengingatkan kepada para pelajar wajib memakai helm, tertib berlalu lintas dan jauhi tawuran atau kenakalan remaja. Menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia pelajar menjadi perhatian serius Polres Belu.

“Adik-adik pelajar selalu patuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara, khususnya ketika berangkat dan pulang sekolah,” pesan dia.

Putra Astawa tegaskan, imbauan ini bukan tanpa alasan. Saat melaksanakan pengaturan arus lalu lintas pada pagi hari ketika para pelajar berangkat ke sekolah, petugas masih menemukan sejumlah pelajar yang mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm.

Lanjut dia, kondisi tersebut menjadi perhatian karena helm merupakan perlengkapan keselamatan yang sangat penting untuk melindungi kepala apabila terjadi kecelakaan lalu lintas. Jangan menganggap penggunaan helm sebagai sekadar kewajiban untuk menghindari teguran petugas.

Lebih dari itu, helm merupakan bentuk perlindungan diri yang dapat mengurangi risiko cedera serius ketika terjadi kecelakaan”pesan Kapolres Belu. Oleh karena itu harus membiasakan diri tertib berlalu lintas sejak sekarang.

“Jika menggunakan sepeda motor, wajib memakai helm standar, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta memastikan diri memenuhi persyaratan untuk berkendara. Jangan mengabaikan keselamatan hanya karena jarak rumah ke sekolah dekat,” timpal Putra Astawa.

Mantan Kapolres Lembata itu juga menghimbau para orang tua agar ikut berperan aktif mengawasi anak-anak mereka, terutama yang menggunakan sepeda motor ke sekolah. Kewajiban orang tua perlu memastikan anak telah memenuhi persyaratan berkendara dan menggunakan perlengkapan keselamatan sebelum meninggalkan rumah.

Secara khusus Putra Astawa juga mengingatkan para pelajar agar menjauhi minuman keras, narkoba dan lingkungan pergaulan yang berpotensi menjerumuskan mereka ke dalam tindakan kriminal.

Menurut dia, perilaku menyimpang yang awalnya dianggap sepele dapat berkembang menjadi kebiasaan buruk apabila tidak dikendalikan sejak dini.
Sekali menggunakan narkoba, akan menjadi kecanduan dan menyesal seumur hidup.

“Narkoba sangat berbahaya, narkoba merusak seluruh susunan syaraf pusat, narkoba menghapus impian masa adik-adik. Begitupun juga dengan miras dan perilaku kenakalan remaja lainnya seperti membolos, merokok, mengkosumsi miras dan perilaku menyimpang lainnya,” ingat Putra Astawa.

Lebih lanjut Kapolres Belu mengingatkan para pelajar agar berhati-hati menggunakan media sosial dan teknologi digital. Kemudahan memperoleh informasi melalui berbagai platform harus diimbangi dengan kemampuan memilah informasi yang benar dan bermanfaat.

Para pelajar juga diminta tidak sembarangan membagikan data pribadi, serta mewaspadai penipuan daring, judi online dan berbagai bentuk kejahatan siber lainnya. Jika menemukan informasi atau tautan yang meragukan, mereka diimbau untuk berkonsultasi dengan orang tua maupun guru sebelum mengambil tindakan.

“Sekolah adalah tempat adik-adik menuntut ilmu dan mempersiapkan masa depan. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, dengarkan nasihat bapak dan ibu guru, hormati orang tua, serta pilihlah lingkungan pergaulan yang membawa pengaruh positif. Apa yang kalian tanam hari ini, itulah yang akan kalian petik di masa depan,” tambah dia.

Putra Astawa juga mengajak para siswa untuk saling menjaga, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat. Para pelajar diharapkan menjadi generasi yang mampu membanggakan keluarga, berkontribusi bagi masyarakat, serta menjadi bagian dari terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Belu.

“Kita harapankan agar seluruh siswa dan siswi SMKN 1 Atambua dapat meraih cita-cita, menyelesaikan pendidikan dengan baik, serta tumbuh menjadi generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan bertanggung jawab,” pungkas dia.