Fajar Paskah, Jemaat GMIT Polycarpus di Belu Gelar Pawai Obor

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen
Atambua, NTTOnlinenow.com – Jemaat dari Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Polycarpus Atambua turun ke jalan melakukan pawai obor menyambut kemenangan Paskah, Minggu dini hari (5/3/2026).

Pawai obor sambut fajar Paskah mengangkat tema “Kristus Bangkit Memenuhi Kemanusiaan Kita” diikuti ribuan jemaat GMIT di Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL.

Pawai berlangsung pukul 03.00 Wita, ribuan umat GMIT sembari memegang obor berjalan kaki dari titik star Gereja Polycarpus mengelilingi Kota Atambua dengan pengawalan ketat aparat Kepolisian amankan jalanya pawai obor.

Kegiatan pawai obor menjadi tradisi seluruh umat Kristiani di dunia mencerminkan sukacita, dan rasa syukur atas kemenangan Yesus Kristus berlangsung khidmat dengan menjaga ketertiban bersama.

Pawai obor sendiri memiliki makna simbolis yakni merayakan kemenangan Yesus Kristus atas maut dan kebangkitannya setelah rela berkorban di kayu salib demi menebus dosa umat manusia.

Melalui cahaya obor simbol lambang cahaya Kristus yang menerangi kegelapan dan harapan hidup baru, jemaat juga menyerukan perdamaian dunia dalam segala doa selama perayaan Paskah dengan harapan konflik peperangan segera berakhir.

‎Ketua Majelis Jemaat GMIT Polycarpus Atambua, Pdt. Merry Khatsia Nitbani mengatakan, pawai obor ini dimaknai oleh seluruh jemaat kristiani tentang Kristus yang telah menang atas kuasa maut dengan sebuah pembaharuan iman.

‎”Seluruh jemaat sepanjang jalan terus berdoa bersama menyerukan perdamaian dunia sehingga konflik peperangan segera berakhir,” ujar dia.

Menurut dia, pawai obor merupakan salah satu tradisi umat Kristiani di berbagai negara untuk merayakan Paskah kemenangan Yesus Kristus.

“Dengan momen perayaan Paskah ini seluruh jemaat terus menjaga toleransi antar sesama demi kemajuan bangsa dsn negara,” pesan dia.