Dispendukcapil Kehabisan Blangko e-KTP

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Kupang kehabisan blangko e-KTP. Untuk itu, pihak Dispendukcapil tak bisa melakukan percetakan e-KTP bagi warga Kota Kupang yang telah melakukan perekaman.

Kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (28/7/2018) Kepala Dispendukcapil Kota Kupang, David Marts Mangi, mengatakan, pada bulan Mei lalu di Pemkot Kupang mendapat alokasi blanko e-KTP sebanyak 16.000 keping, namun karena permintaan percetakan cukup tinggi, sehingga stok blangko tidak tersisa lagi. Apalagi pencetakan e-KTP lebih diprioritaskan bagi mereka yang telah melakukan perekaman sebelumnya.

“Stok blangko tidak ada lagi, dan untuk menjawab permintaan, kami akan menggantinya dengan Surat Keterangan yang fungsinya sama seperti e-KTP,”ungkapnya.

Ia mengaku, pasca habisnya ketersediaan blangko e-KTP, pihaknya telah mengajukan surat permohonan penambahan blangko ke pemerintah provinsi, kemudian surat permohonan akan dilanjutkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Kami sudah mengajukan surat. Namun sesuai mekanisme, permohonan penambahan blangkoe-KTP harus melalui pemerintah provinsi, baru dilanjutkan ke Kemendagri,” katanya.

Terpisah Camat Oebobo, Bernadius Bere mengaku Animo masyarakat Kota Kupang untuk melakukan perekaman e- KTP di Kecamatan Oebobo, cukup tinggi sehingga sangat disayangkan jika ketersediaan blangko e-KTP sudah habis.

Mere berharap, pihak Dispendukcapil segera mengajukan permohonan tambahan blangko e-KTP tambahan, agar masyarakat yang sudah melakukan perekaman bisa memperoleh KTP.