Kapolres Belu ; Personil Gabungan Siap Amankan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Polres Belu selama 10 (sepuluh) hari akan menggelar operasi Lilin Ranakah 2021 dalam rangka menjamin keamanan, keselamatan dan kesehatan masyarakat dalam perayaan ibadah Natal 2021 dan tahun baru 2022.

Terkait hal itu, Polres Belu telah mempersiapkan secara matang pengamanan di wilayah kabupaten Belu yang berbatasan dengan negara RDTL (Timor Leste), baik persiapan personil, sarana dan prasarana maupun pola pengamanannya.

Kapolres Belu AKBP Yoseph Krisbiyanto, Rabu (22/12) menuturkan, dalam operasi Lilin dilibatkan sebanyak 395 orang yang terdiri dari 225 personel Polres Belu dan didukung 170 personil dari instansi terkait antara lain dari Brimob, jajaran TNI, Dishub Darat, Sat Pol PP, Pemadam Kebakaran, dinas kesehatan, jasa raharja, bandara, Senkom Polri, serta didukung Orang Muda Katholik, Pemuda Kristen, remaja Mesjid dan THS/THT.

Dituturkan, ratusan personil gabungan ini nantinya melaksanakan pengamanan di 48 gereja saat pelaksanaan ibadah, pusat perbelanjaan, tempat wisata, Bandara, pelabuhan serta titik-titik perbatasan wilayah Kabupaten Belu.

Dikatakan, keterlibatan semua unsur ini sangat penting, mengingat saat ini kita masih diperhadapkan dengan pandemi Covid-19, sehingga hal ini menjadi atensi khusus agar tidak muncul klaster baru apalagi dengan munculnya virus varian baru “Omicron” yang diketahui sudah masuk di wilayah Indonesia.

“Sehingga dalam operasi ini pun, akan ditegakkan pula pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 seperti penggunaan masker dan lain sebagainya untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus Covid-19,” ungkap dia.

“Disini kami bersama TNI, pemerintah daerah dan stakeholder lainnya tentu akan bersinergi penuh menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat selama operasi ini berlangsung,” tambah Yoseph.

Lanjut dia, kaitan dengan pengamanan tersebut pihaknya akan membangun Pos PAM, Pos Pelayanan dan Pos PAM Terpadu di sejumlah titik, untuk memantau aktivitas masyarakat yang akan beribadah dan merayakan libur natal dan tahun baru.

“Kita akan bangun beberapa pos, dengan lokasi di pasar baru, mengingat sebagai pusat perbelanjaan yang perlu diamankan untuk mengantisipasi tindakan kriminal. Kemudian pos pelayanan berada di bandara dan pelabuhan untuk memeriksa baik yang akan pergi maupun datang, pos pelayanan di perbatasan PLBN ini kerjasama dengan Satgas Pamtas untuk mengantisipasi warga yang keluar masuk Timor Leste,” sebut dia.

Selain itu juga di tempat wisata khususnya di kecamatan Kakuluk Mesak, kita akan bangun 2 Pos Pengamanan Terpadu dengan lokasi di pintu masuk tempat wisata. Di dua pos itu petugas gabungan akan memperketat pengawasan terutama protokol kesehatan serta memantau aktivitas warga di lokasi wisata agar tidak terjadi kerumunan.

Operasi ini mengedepankan satgas preemtif, preventif, kamseltibcar lantas, penegakkan hukum dan bantuan operasi, dengan tujuan untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat kabupaten Belu dalam merayakan Natal dan Tahun Baru, dengan aman dan jauh dari penularan Covid-19.