Prajurit Satgas Yonif RK 744 Tingkatkan Kreatifitas dan Mampu Berinovasi Atasi Kendala
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Staf Umum Operasi Angkatan Darat (Sopsad) melakukan kunjungan kerja ke perbatasan Belu selama dua hari sejak Senin 12 sampai 13 Oktober 2020.
Ketua Tim Wasev Sopsad Kolonel (Inf) Heri Purwanto bersama Kapten (Inf) Ratno Edy Putra sambangi Mako Satgas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raidersus 744/SYB di Umanen, Kecamatan Atambua Barat wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL.
Demikian Dansatgas Yonif RK 744/SYB Letkol Inf Alfat Denny Andrian, dalam keterangan tertulis yang diterima media, Selasa (13/10/2020).
Menurut Alfat, maksud dan tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk melakukan peninjauan ke Mako Satgas dan jajaran pos-pos di wilayah perbatasan RI-RDTL.
“Selain itu memberikan pengarahan kepada personel Satgas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB,” terang dia.
Dalam kunjungan di Mako Satgas, Dansatgas memaparkan seluruh kegiatan yang sudah, sedang dan akan dikerjakan selama melaksanakan tugas sebagai Satgas Pamtas RI-RDTL di wilayah Sektor Timur.
Selain itu menyampaikan permohonan dukungan obat-obatan sebagai pendukung dalam pelaksanaan program satgas yakni di bidang kesehatan berupa pengobatan gratis kepada warga masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste.

Sementara itu Ketua Tim Wasev Sopsad Kolonel (Inf) Heri Purwanto dalam arahannya kepada seluruh anggota Satgas yang dihadiri oleh para Danpos mengatakan, dalam mencapai suatu prestasi Satgas, selain tugas pokok menjaga wilayah perbatasan RI-RDTL yang dominan adalah menjalankan program teritorial yang berdampak ke masyarakat.
Ditekankan, personel tetap waspada, walaupun bertugas di wilayah sendiri dan dekat dengan satuan asal jangan kemudian membuat kita lengah. Dirinya yakin dengan bertugas di wilayah sendiri bisa meningkatkan moril Anggota.
“Ingat ketika moril tinggi pasti akan diikuti oleh prestasi yang tinggi nantinya,” tandas Alfat.
Kepada seluruh personel diharapkan, jangan ada terjadi pelanggaran selama bertugas, jangan menyerah, tingkatkan kreatifitas dan ide yang diperlukan serta harus mampu berinovasi untuk mengatasi segala kendala yang ada.
Heri tambahkan, bahwa personel satgas harus pandai bergaul dengan warga mantan milisi Timor-Timur serta mampu menjalin kerjasama yang baik dengan instasi terkait karena Satgas adalah Team Work.
“Tetap semagat dengan kondisi yang ada, tekan pelanggaran hingga akhir penugasan nanti,” pesan Ketua Tim Wasev itu.
Usai pengarahan, dilakukan penyerahan cinderamata secara simbolis oleh Dansatgas kepada ketua Tim, dan sebaliknya Pemberian bantuan sembako secara simbolis oleh Ketua Tim kepada Dansatgas.
Selanjutnya tim Wasev bersama rombongan melaksanakan kegiatan peninjauan dan pengarahan kepada personel di pos Koki Mota’ain, Silawan dan pos Salore. Di hari kedua, tim Wasev meninjau personel di Kipur 2 dan 3 yakni, pos Koki Turiskain, Kewar, Lakmars dan Fohuk.

