Aktif Publikasi Kegiatan Dan Pelaku Kasi Perdamaian
Kupang, NTTOnlinenow.com – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Kupang, Dewan Pers dan Jurnalis On Line Independen (JOIN) NTT harus lebih berperan aktif dalam melakukan publikasi kegiatan kegiatan dan pelaku pelaku aksi perdamaian dan keberagaman antar umat beragama yang ada di NTT. Sehingga menjadi contoh bagi daerah lain dalam menyikapi keberagaman yang ada di daerah daerah lain.
Demikian salah satu butir rekomendasi dari enam butir rekomendasi dalam kegiatan Parlemen Bayangan Orang Muda, Advokasi Kasus KBB dan Kerja Kerja Perdamaian yang diselenggarakan Komunitas Orang Muda Lintas Agama (Kompak) Cis Timor, pekan lalu di salah satu hotel di Kupang.
Butir kedua, AJI Kota Kupang harus menjadi garda terdepan dalam pemberantasan hoax dan provokasi isu SARA yang sangat meresahkan masyarakat Indonesia terkhususnya masyarakat NTT.
Butir ketiga, AJI Kota Kupang, Dewan Pers, JOIN perlu mensosialisasikan tentang etika jurnalistik agar jurnalis dan warga masyarakat yang berniat menjadi jurnalis memahami etika jurnalistik.

Keempat, AJI, Dewan Pers dan JOIN mengawasi kerja kerja media resmi dan tidak resmi.
Kelima, AJI, Dewan Pers dan JOIN mensosialisasikan kode etik kepada masyarakat agar masyarakat mengetahui produk produk jurnalistik yang sesuai kode etik serta masyarakat juga tahu kerja kerja perdamaian.
Keenam, AJI, PWI JOIN membuat training training menulis KBB bagi jurnalis agar tersebar kampanye kampanye keberagaman dan perdamaian di masyarakat.
Kelompok media ini diskusi bersama pengurus AJI Kota Kupang, Komisi Etik AJI Kota, Anna Djukana,SH, MH dengan anggota kelompok Nikdon Hede Patu Yosefh Mbete Wangge, Jeanete Aryanti, Marianti H. Nemu, Theobadus Bayu, Imelda Liu, Thanto Resky, Maria regina dan Usman Wuekero. Diskusi yang dipandu Carningsy Bunga, Koordinator Kompak dihadiri nara sumber Winston Rondo, DPRD NTT, Romo S. Senda, FKUB. (non)

