Ketua TP PKK Belu Lantik dan Kukuhkan TP PKK dan Bunda Paud 6 Kecamatan
Laporan Yan Manek
Atambua, NTTOnlinenow.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Belu, Ny. Lidwina Viviawaty Ng Lay resmi melantik Ketua TP PKK dan kukuhkan Bunda PAUD Kecamatan di gedung Betelalenok Atambua, Selasa (21/4/2026).
Adapun, TP PKK dan Bunda PAUD Kecamatan yang dilantik dan dikukuhkan antara lain, Kecamatan Atambua Selatan, Atambua Barat, Kakuluk Mesak, Lamaknen, Tasifeto Barat serta Raimanuk dari 12 Kecamatan di perbatasan RI-RDTL.
Ketua TP PKK Belu, Ny. Lidwina Viviawaty Lay menegaskan, pelantikan dan pengukuhan pada hari ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggungjawab, dedikasi, dan komitmen.
“TP PKK sebagai mitra strategis pemerintah memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan program pembangunan, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga,” kata dia dalam sambutannya.
Menurut Viviawaty, sejalan dengan program prioritas pemerintah pusat tahun 2026, terdapat tiga fokus utama yang harus menjadi perhatian kita bersama yaitu ; penurunan angka stunting, penurunan kemiskinan ekstrem dan perlindungan terhadap Perempuan dan Anak dari kekerasan.
Dijelaskan, stunting merupakan masalah serius yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Oleh karena itu, TP PKK dan Bunda PAUD memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang, pola asuh yang baik, serta pemantauan tumbuh kembang anak sejak dini.
“Kita harus memastikan bahwa setiap anak mendapatkan haknya untuk tumbuh sehat dan cerdas,” ujar dia.
Berikutnya, kemiskinan ekstrem harus kita tangani secara bersama-sama melalui pemberdayaan keluarga. TP PKK di tingkat kecamatan diharapkan mampu gerakkan program-program yang mendorong kemandirian ekonomi keluarga, seperti peningkatan keterampilan, pemanfaatan potensi lokal, serta penguatan usaha ekonomi produktif.
“Dengan demikian, keluarga dapat meningkatkan taraf hidupnya secara berkelanjutan,” ungkap Viviawaty.
Selanjutnya, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak. Kasus kekerasan harus dicegah melalui edukasi, penguatan nilai-nilai keluarga, serta peningkatan kepedulian masyarakat.
“TP PKK dan Bunda PAUD harus menjadi garda terdepan dalam memberikan perlindungan, pendampingan, dan advokasi bagi korban kekerasan,” tegas dia.
Guna mendukung pencapaian program itu, Viviawaty mengharapkan TP PKK Kecamatan dapat menjalankan dan menyesuaikan dengan program kerja TP PKK Kabupaten secara terarah melalui Sekretariat dan Kelompok kerja (Pokja) yaitu Pokja I sampai dengan Pokja 4 sebagai berikut:
1. Sekretariat, melaksanakan tertib administrasi sebagai fondasi utama organisasi, termasuk pencatatan, pelaporan, dan dokumentasi kegiatan secara baik dan akuntabel.
2. Pokja I, melaksanakan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, pendampingan lansia, serta edukasi parenting guna membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas.
3. Pokja II, melakukan pendampingan PAUD, termasuk kegiatan pemberian susu bagi anak serta sosialisasi pentingnya kepemilikan akta kelahiran sebagai identitas dasar anak.
4. Pokja III, melaksanakan pendampingan kelompok UMKM dan pengrajin tenun, guna meningkatkan keterampilan, produktivitas, dan kesejahteraan ekonomi keluarga.
5. Pokja IV, melakukan kunjungan rutin ke posyandu sebagai upaya meningkatkan layanan kesehatan ibu dan anak serta pemantauan tumbuh kembang balita.
Viviawaty berharap kepada Ketua TP PKK Kecamatan yang baru dilantik dan Bunda PAUD Kecamatan yang baru dikukuhkan, agar dapat menjalankan peran dengan penuh semangat, inovatif, serta mampu bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan di wilayah masing-masing.
“Bangun komunikasi yang baik, libatkan masyarakat, dan jadilah teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Semoga amanah yang diberikan daTeradijalankan dengan sebaik-baiknya demi kemajuan Kabupaten Belu yang kita cintai,” pinta Viviawaty.
Lebih lanjut dia menyampaikan terima kasih atas pengukuhan Bunda Literasi oleh Wakil Bupati Belu. Semoga ini menjadi motivasi membangun Literasi di wilayah perbatasan Belu menjadi lebih baik kedepannya.
“Ke depan, kami juga banyak memberikan motivasi untuk anak-anak remaja dalam membaca. Karena membaca itu adalah jendela dunia untuk perluas wawasan serta meningkatkan kemampuan berpikir kritis,” tambah Viviawaty.

