Debat Pilgub I NTT, Victory-Joss : Pariwisata Menjadi Kekuatan Ekonomi NTT
Jakarta, NTTOnlinenow.com – Empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT tampil dalam debat publik pertama yang disiarkan stasiusn televisi I-News. Debat perdana ini mengangkat topik seputar visi misi di bidang ekonimi masing-masing pasangan calon.
Pada kesemapatan itu, calon Gubernur Victor Laiskodat mengatakan visi pasangan ini adalah membuat NTT bangkit dan sejahtera. Menurutnya, saat ini NTT mengacu pada data statistik adalah daerah dengan persentase penduduk miskin terbanyak ketiga di Indonesia. Pendapatan perkapita NTT juga menurutnya terbilang rendah dibandingkan provinsi lain di Indonesia.
Untuk itu, Victory-Joss berkomitmen untuk mengubah kondisi tersebut dengan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik. Untuk mencapai tujuan itu, salah satu yang dilakukan adalah menjadikan pariwisata sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi NTT. “Kami akan mendorong pariwisata sebagai kekuatan ekonomi Nusa Tenggara Timur,”ujar Victor.

Selain itu, Victory-Joss juga akan mendorong produksi dan produktifitas komoditas unggulan di NTT sehingga bisa menopang kebutuhan nasional, seperti garam. Saat ini, Indonesia masih mengimpor jutaan metrik ton garam dari luar negeri, karena potensi domestik, termasuk di NTT belum dimanfaatkan secara maksimal. “NTT akan menyuplai kebutuhan garam nasional yang saat ini mencapai 3,7 juta metrik ton,”ujarnya.
Victory-Joss juga akan mendorong pertanian lahan kering di NTT karena sebagian besar lahan pertanian di NTT adalah lahan kering. Victor sendiri malalui tiga yayasannya sudah sejak tahun 2003 telah memaksimalkan pemafaatkan lahan kering di TTU melalui program traktorisasi.
Di bidang infrastruktur, calon wakil gubernur, Josef Nae Soi mengatakan dari 2.800 kilometer jalan provinsi di NTT, 58% atau 1.625 kilometer dalam kodisi rusak berat. “Kami dapat memastikan dan kami memastikan dalam waktu tiga tahun kami akan memberesakan jalan itu menjadi jalan yang bagus,”ujarnya.
Selain infrastruktur jalan, Victory-Joss juga akan memperhatikan infrastrutur lainnya seperti sarana dan prasarana air bersih, pelabuhan, bandara dan listrik.

