Gelar Pentas Seni, PSMTI NTT Datangkan 22 Seniman dari Tiongkok
Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Dalam rangka memperingati Imlek 2018, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menggelar Pentas Seni Rakyat Tiongkok di Kupang, dengan mendatangkan 22 seniman dari Tiongkok yang dikenal dengan julukan negeri tirai bambu itu.
Hal ini disampaikan Ketua PSMTI NTT, Hengky Lianto saat menggelar konferensi pers di Kupang, Selasa (20/2/2018).
Hadir pada kesempatan itu Wakil Ketua PSMTI NTT Don Putra Gotama, Sekretaris PSMTI NTT Hengky Famdale, Ketua Panitia Pentas Seni, Inyo Setiawan dan Ketua PSMTI Kota Kupang Bobby Lianto. Selain itu, hadir pula Kepala Biro Kesra Setda Provinsi NTT, Bhartol Badar dan Kepala Biro Humas, Samuel Pakereng.
Ketua PSMTI NTT, Hengky Lianto mengatakan PSMTI bukan organisasi politik, tapi merupakan sebuah organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang khusus bergerak di bidang sosial, pendidikan dan kebudayaan.
“Sebagai anak bangsa dari suku Tionghoa, kami merasa perlu aktif mendukung dengan menghubungkan kerja sama dua negara ini melalui bidang seni dan budaya,” ungkapnya.
Dia mengungkapkan, pagelaran Pentas Seni Rakyat Tiongkok tahun ini merupakan yang keempat kalinya diselenggarakan di Kupang, NTT yang mana sudah dilakukan tiga tahun berturut-turut sebelumnya.
“Nilai tambah dari kegiatan ini adalah pada sektor pariwisata. Karena wisatawan asing terbanyak yang berkunjung ke Indonesia khususnya Bali adalah dari Tiongkok, dalam setahun mencapai 2 juta jiwa, sehingga ini merupakan media untuk mempromosikan potensi wisata NTT ke mancanegara,” ungkapnya.
Wakil Ketua PSMTI NTT, Don Putra Gotama mengatakan, sebagai organisasi sosial, PMSTI memiliki visi dan misi yang jelas. Visinya adalah Suku Tionghoa Warga Negara Indonesia (NKRI) beserta komponen bangsa Indonesia seluruhnya mempunyai hak dan kewajiban membangun NKRI menuju masyarakat adil dan makmur.
Sedangkan misi yang diemban adalah meningkatkan terus kesadaran bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Masuk dalam arus besar bangsa Indonesia dengan turut serta secara aktif dalam pembangunan NKRI dalam segala aspek kehidupan.
“Selain itu, memperhatikan lingkungan dimana ia bekerja dan berdomisili,” ungkapnya.
Ketua Panitia Pentas Seni, Inyo Setiawan mengatakan, tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut yakni “Kami Indonesia, Kami Pancasila, Kami Membangun Indonesia”.
“Jumlah anggota yang akan tampil dalam pentas seni sebanyak 22 orang bersama rombongan berjumlah 30 orang, dan mereka akan tampil selama 2 sampai 2,5 jam, dengan menampilkan berbagai atraksi seni,” katanya.
Inyo menyebutkan, acara pentas seni tersebut akan digelar di Aula El Tari pada hari Sabtu, (25/2/2018) yang akan dimulai pada pukul 18.00 (jam 6 sore) Wita. “Para seniman didatangkan dari Provinsi Hunan, Tiongkok. Acara ini terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya,” sebutnya.

