Munaslub Adalah Solusi Persatukan Golkar
Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Sumba Barat Julianus Pote Leba menilai, forum Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar yang rencananya digelar di Bali pada 7 Mei 2016 mendatang merupakan jalan keluar terbaik untuk mempersatukan seluruh elemen Partai Golkar yang dilanda konflik internal dan tercerai berai.
“Munaslub merupakan sebuah solusi untuk menyelesaian konflik internal dalam Partai Golkar dan sangat bagus,” kata Pote Leba di Kupang, Selasa (12/4/2016). Mantan Bupati Sumba Barat itu mengaharapkan, seluruh elemen Partai Golkar kedepan kembali berstau sehingga kebesaran Partai Golkar kembali semula tanpa kendala dan campur tangan pihak luar tetapi mengandalkan kekuatan sendiri.
Ditanya soal wacana penambahan kewenangan Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Pote Leba mengatakan, boleh saja menambah kewenangan asalkan jangan melebihi kewenangana pengsurs terutama Ketua umum. “Kan fungsinya (Dewan Pertimbangan) sekedar memberikan pertimbangan, nasiihat dan arahan. Janagan dia memiliki kewenangan eksekutor,” tegasnya.
Pote Leba juga mengatakan, bergabungnya Partai Golkar dengan pemerintah menurutnya bukan saja Partai Golkar yang mersa untung tetapi seluruh bangsa Indonesia mendapatkan keuntungan karena semua elemen bangsa ini harus bersatu mendukung pemerintah.
Pasalnya, semua pihak harus percaya bahwa Pemerintah pasti berusaha dan bekerja untuk kepentingan rakyat
Diminta tanggapan dan penilaiannya terhadap kepemimpinan Aburizal Bakrie selama ini, menurut dia, Aburizal sangat arif dalam mengelola Partai Golkar.
“Mungkin saja dalam perjalanan kemudian ada hal-hal yang belum terlaksana saya kira itu hal yang wajar. Kalau menilai, maka saya harus katakan bahwa beliau sangat arif,” katanya.
Dia juga mengaharpak pemimpin Golkar kedepan memiliki komitmen yang kuat terhadap partai dan memiliki integritas. Lalu, siapa yang cocok dan bagus? “Dari seluruh calon yang terbiasa dengan kita di NTT, jika disebut maka Pak Novanto mungkin yang lain lebih bagus,” katanya.
Demikian juga soal sosok pantas menurut dia menjadi Ketua Dewan Pertimbangan adalah Aburizal Bakrie. “Kalau sebut nama, saya kira pak ARB masi sangat potensial menjadi Ketua Dewan Pertimbangan,” katanya.

