Pijar Harapan di Tanarighu: Cahaya PLN Wujudkan Mimpi Warga Kalebu Ana Kaka
TANARIGHU-SUMBA BARAT, NTTOnlinenow.com – Suasana syahdu menyelimuti Desa Kalebu Ana Kaka, Kecamatan Tanarighu, Kabupaten Sumba Barat. Empat hari menjelang perayaan besar bagi umat Kristen, kerinduan masyarakat akan hadirnya cahaya yang stabil akhirnya terbayar tuntas. PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Sumba secara resmi merampungkan pembangunan infrastruktur kelistrikan yang ditandai dengan keberhasilan proses commissioning test jaringan pada Selasa (31/03).
Hadirnya aliran listrik ini bak oase bagi warga yang selama bertahun-tahun melewati malam dalam keterbatasan penerangan. Untuk menerangi desa tersebut, PLN telah membangun satu buah gardu distribusi berkapasitas 50 kVA serta Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 2,66 kilometer sirkuit (kms). Infrastruktur ini bukan sekadar instalasi kabel dan tiang, melainkan fondasi baru bagi denyut ekonomi dan sosial masyarakat setempat.
Kepala Desa Kalebu Ana Kaka, Dimu Lingu, mengungkapkan rasa harunya saat melihat lampu-lampu mulai berpijar di rumah warga. Baginya, listrik membawa perubahan atmosfer yang luar biasa bagi desa mereka.
“Dulu kalau malam, desa kami cepat sekali terasa sepi. Sekarang ada harapan baru yang menyala. Listrik ini membuka ruang bagi kami; warga bisa berkumpul lebih lama untuk bercengkerama, anak-anak punya waktu belajar yang lebih berkualitas, dan warga mulai terpikir untuk membuka usaha kecil-kecilan,” ungkap Dimu dengan penuh syukur.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT), F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa penyalaan listrik di pelosok Sumba ini merupakan komitmen PLN dalam mewujudkan keadilan energi bagi seluruh masyarakat, tanpa terkecuali.
“Kami menyadari bahwa listrik adalah jantung dari pembangunan. Bagi saudara-saudara kita di Desa Kalebu Ana Kaka, kehadiran listrik menjelang hari raya ini adalah kado istimewa yang kami persembahkan dengan sepenuh hati. Kami ingin memastikan bahwa momentum sakral ini dapat dirayakan dalam suasana yang lebih terang dan penuh suka cita. Komitmen kami jelas: PLN akan terus menembus batas geografis untuk memastikan setiap sudut NTT mendapatkan akses energi yang setara demi masa depan yang lebih baik.”
Senada dengan hal tersebut, Manager UP2K Sumba, A. Iman Krismanto, memandang keberhasilan ini sebagai bagian dari perjalanan panjang PLN dalam memerdekakan desa-desa dari kegelapan.
“Kami tidak hanya membangun jaringan fisik, tapi kami sedang membuka pintu peluang. Setiap desa memiliki potensi unik, dan listrik adalah kunci untuk mengaktifkan potensi tersebut. Kalebu Ana Kaka adalah langkah nyata kami yang kami harapkan bisa membawa dampak besar bagi kesejahteraan warga ke depannya,” tutur Iman.
Kini, dengan listrik yang telah menyala, Desa Kalebu Ana Kaka siap melangkah menuju era baru. Bagi PLN, keberhasilan ini adalah awal dari tanggung jawab besar untuk mengawal pertumbuhan ekonomi masyarakat. Listrik hadir bukan hanya untuk menerangi gelapnya malam, melainkan untuk menghidupkan mesin-mesin produksi dan usaha mikro warga, membawa Desa Kalebu Ana Kaka bergerak menuju kemandirian ekonomi yang lebih cerah.***

