Gandeng Bulog dan BPN, Pemkab Belu Gelar Operasi Pasar Murah di Gereja Katedral

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen
Atambua,NTTOnlinenow.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Bulog Atambua dan Badan Pangan Nasional (BPN) menggelar operasi pasar murah.

Kegiatan gerakan pangan murah jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan, Idul Fitri dan Paskah terpusat di halaman Gereja Katedral Atambua, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Senin (27/1/2026).

Plt. Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Belu, Vincent Laka mengatakan, kegiatan operasi pasar murah hari ini di gereja Katedral kolaborasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Belu bersama Bulog Atambua dan BPN.

“Hari ini kita melakukan operasi pasar murah untuk kelompok Wanita Katolik RI rayon Katedral terbagi dalam 7 ranting dan menyiapkan beras SPHP sebanyak 2,5 ton dan kuota yang dibagikan langsung habis. 2 ton untuk WKRI dan sisanya dibeli warga yang melintas lokasi kegiatan,” terang dia.

Dijelaskan, kita melihat antusiasme masyarakat tinggi dalam kegiatan operasi pasar murah hari ini. Nanti, setelah kegiatan ini akan kami laporkan ke Pimpinan dalam hal ini Bupati Belu untuk lakukan kegiatan operasi pasar murah bersama di 12 Kecamatan dalam wilayah Belu.

“Untuk stok beras SPHP Bulog siap dan masih ada nanti akan kita jadwalkan kegiatan operasi pasar murah di 12 Kecamatan untuk menjangkau harga beras murah ke masyarakat, menenkan inflasi dan menjamin harga beras seperti terjangkau ke masyarakat yang bisa diketahui harganya,” ujar Eng Laka akrab disapa itu.

Tambah dia, kegiatan operasi pasar murah ini bertujuan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau dan meningkatkan ketersediaan pangan di pasar. Harga RP 12.000/kg, dalam kemasan 5 kg/sak Rp 60.000 yang akan gelar di rumah-rumah Ibadat.

Bersamaan, Helmud Bang selaku asisten manajer operasional Bulog Atambua menyampaikan bahwa,
untuk stok beras SPHP hari ini yang disalurkan sebanyak 5 ton yang terbagi untuk WKRI paroki Katedral dan masyarakat umum.

“Kegiatan ini sesuai surat dari WKRI yan meminta ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Belu, dan stok beras kami yang siap. Untuk stok beras tahun di Belu 1.500 ton dan bisa sampai tiga bulan kedepan,” kata dia.

Bang tekankan, terkait dengan permintaan untuk operasi pasar murah, kami Bulog Atambua siap untuk melayani.