Lapas Atambua gelar Natal Bersama Refleksi Akhir Tahun 2025

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen
Atambua, NTTOnlinenow.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua menggelar perayaan Natal bersama berlangsung di Aula La’Bua, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Sabtu (27/12/2025).

Kegiatan sekaligus refleksi akhir tahun 2025 juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan pegawai serta pelepasan pegawai purna bakti dan pindah tugas Lapas.

Perayaan Natal berlangsung secara khidmat diisi dengan ibadah bersama oleh Pastor dan Pendeta yang diikuti oleh Warga Binaan beragama Kristen, pegawai Lapas, pegawai magang serta CPNS.

Kepala Lapas Kelas IIB Atambua, Bambang Hendra Setyawan menuturkan, Natal mengajarkan kepada kita tentang kasih, kerendahan hati, pengampunan, dan harapan.

“Nilai-nilai inilah yang menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan, khususnya dalam membina manusia agar kembali menemukan jati diri dan harapan hidupnya,” ujar dia dalam sambutan.

Pada kesempatan Hendra menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setulus-tulusnya kepada para Pastor dan Pendeta yang dengan setia hadir, mendampingi, dan melayani Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Kelas IIB Atambua.

“Kehadiran Bapak-bapak rohaniwan bukan hanya sebagai pelayan ibadah, tetapi sebagai penuntun rohani dan sumber penguatan iman, yang memberi harapan dan ketenangan bagi Warga Binaan dalam proses pertobatan dan pembinaan,” kata dia.

Jelas Hendra, tahun 2025 telah kita lalui dengan berbagai dinamika, tantangan, dan keterbatasan. Namun melalui semangat kebersamaan, kita terus berupaya melangkah dan berbenah.

Lanjut Hendra, refleksi akhir tahun ini bukanlah untuk membandingkan diri dengan yang lain, melainkan untuk bercermin melihat apa yang telah kita lakukan dengan baik, dan apa yang masih perlu kita perbaiki bersama,” ungkap dia.

“Dalam setiap proses pembinaan, pelayanan, dan pengamanan, kita belajar bahwa keberhasilan bukan semata-mata diukur dari hasil akhir, tetapi dari ketulusan dalam proses, komitmen dalam tugas, dan kejujuran dalam pengabdian,” ungkap dia.

Tambah dia, pada kesempatan ini pula, kita melaksanakan pelepasan pegawai purna bakti. Kepada Bapak/Ibu yang telah menyelesaikan masa pengabdian, izinkan saya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam.

Dedikasi, keteladanan, dan pengabdian yang telah diberikan menjadi bagian penting dari perjalanan Lapas Kelas IIB Atambua. Masa purna bakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari peran baru sebagai teladan di tengah keluarga dan masyarakat.

Kepada rekan-rekan pegawai yang akan pindah tugas, saya ucapkan terima kasih atas kebersamaan, loyalitas, dan kontribusi selama bertugas di Lapas Kelas IIB Atambua. Perpindahan tugas adalah bagian dari dinamika organisasi dan pengembangan diri.

“Kami doakan semoga sukses di tempat tugas yang baru, dan tetap membawa nilai-nilai disiplin, integritas, serta semangat pengabdian yang telah tumbuh di sini,” tambah Hendra.

Akhir sambutan, dia mengajak diakhir tahun 2025, marilah kita membuka lembaran baru dengan semangat Natal, semangat untuk terus melayani dengan hati, bekerja dengan integritas, dan membina dengan kasih.

“Semoga kebersamaan yang telah terjalin antara petugas, pembina rohani, dan seluruh unsur pendukung pemasyarakatan terus terjaga demi mewujudkan Lapas yang humanis dan bermartabat,” pungkas Hendra.