Serah Terima PJPK, Bupati Belu : Menjadi Acuan Penting Bagi Pemda
Laporan Yansen
Atambua,NTTOnlinenow.com-Bupati Belu, Willybrodus melakukan serah terima Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Kabupaten Belu Tahun 2025–2029.
Penyerahan dokumen peta jalan pembangunan dalam rangka penetapan data parameter kependudukan untuk perencanaan dan evaluasi pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut berlangsung di ruang kerja Bupati Belu wilayah perbatasan RI-RDTL, Rabu (18/12/2025).
Kegiatan secara daring turut dihadiri, Kepala BP4D Kabupaten Belu, Frederikus Bere Mau yang serahkan dokumen ke Bupati Willy Lay dan disaksikan Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi NTT, Faizal Fahmi serta dihadiri langsung oleh para pimpinan OPD Kabupaten Belu.
Bupati Willy Lay menyampaikan rasa syukur atas atas kerja keras untuk menyelesaikan dokumen peta Jalan pembangunan kependudukan (PJPK) Kabupaten Belu Tahun 2025–2029.
Jelas dia, dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Kabupaten Belu periode 2025–2029 telah rampung disusun melalui berbagai tahapan sesuai pedoman dari Kemendukbangga/BKKBN Pusat.
“Kerja keras semua unsur dan elemen yang terlibat memiliki kepedulian dan semangat yang sama untuk menentukan arah, kebijakan, dan strategi pembangunan berwawasan kependudukan Kabupaten Belu,” ujar Willy Lay.
Dikatakan, pembangunan kependudukan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Selain persebaran penduduk, kualitas juga sangat menentukan keberhasilan pembangunan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, hingga kesejahteraan sosial,” ungkap dia.
Lebih lanjut Willy Lay menegaskan bahwa PJPK memiliki peran strategis sebagai dokumen rujukan utama dalam perencanaan pembangunan daerah.
“Peta Jalan Pembangunan Kependudukan ini menjadi panduan penting bagi pemerintah daerah dalam mengintegrasikan isu-isu kependudukan ke dalam RPJMD, Renstra Perangkat Daerah, dan RKPD,” ketus dia.
Tak hanya itu, kesejahteraan masyarakat Kabupaten Belu, termasuk dalam mengelola bonus demografi, menurunkan stunting, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta mewujudkan keluarga yang berkualitas.
“Saya menghimbau seluruh sektor agar PJPK ini dijabarkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Belu, sehingga perencanaan pembangunan setiap sektor menjadi lebih terfokus sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat,” pinta Willy Lay.
Bupati Belu juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi NTT bersama tim pengarah, tim penyusun, tim data dan informasi, serta tim penulis dokumen PJPK atas kerja keras dan kerja cerdasnya.

