Suling Bambu SMPN Sadi Asal Belu Akan Tampil di Istana Negara pada HUT ke-80 RI

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua,NTTOnlinenow.com-Bupati Belu, Willybrodus Lay didampingi Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, melepas 20 peserta Suling Bambu asal SMP Negeri Sadi, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Senin (11/8/2025) malam.

SMPN Sadi asal Belu akan mewakili Provinsi Nusa Tenggara Timur pada perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta pada tanggal 17 Agustus mendatang.

Acara pelepasan yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Belu dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Belu, para Staf Ahli Bupati, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Belu.

Peserta Suling Bambu dijadwalkan tampil di hadapan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, serta jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju. Penampilan mereka menjadi bagian dari rangkaian upacara kenegaraan peringatan Kemerdekaan RI.

Bupati Willy menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para peserta. Ia berpesan agar seluruh anggota tim tampil dengan maksimal, menjaga kekompakan, serta membawa nama baik Kabupaten Belu dan Provinsi NTT di panggung kehormatan nasional.

“Tampilkan yang terbaik, jaga nama baik daerah kita, dan tunjukkan bahwa budaya NTT, khususnya dari Belu, mampu bersaing dan memikat perhatian di tingkat nasional,” pesan dia.

Menurut dia, penampilan Suling Bambu asal Belu di Istana Negara ini tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat, tetapi juga kesempatan strategis untuk memperkenalkan dan mempromosikan kekayaan budaya NTT kepada masyarakat Indonesia maupun dunia.

Sejarah mencatat, Kabupaten Belu sebelumnya juga pernah mengharumkan nama daerah di panggung nasional. Pada peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI tahun 2018, sebanyak 150 penari likurai asal Belu tampil di Istana Negara. Tahun yang sama, penari likurai tersebut juga berkesempatan mengisi acara seremoni pembukaan Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Dengan kehadiran Suling Bambu SMPN Sadi pada perayaan HUT ke-80 RI ini, Kabupaten Belu kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu daerah yang kaya akan tradisi, seni, dan budaya yang patut dibanggakan.

Sementara itu, Popy Bunga salah seorang guru pendamping SMPN Sadi menyampaikan rasa bangga karena diberikan kesempatan dan dipercayakan untuk mewakili Kabupaten Belu, NTT tampil di Istana Negara pada HUT ke-80 RI.

Menurut dia, minggu lalu ibu Kadis datang ke sekolah dan minta kami untuk berlatih kami juga tidak tahu mau ke mana dan mama Kadis bilang kakak mereka latihan saja dulu. Setelah itu baru ibu Kadis datang kembali untuk menyampaikan bahwa kami dipersiapkan untuk mau ke Jakarta.

“Setelah dengar itu kami kaget tidak percaya bahwa kami dipercayakan dari Dinas Pariwisata dan Kabupaten Belu untuk tampil di Istana Negara,” sebut Bunga.

Lanjut Bunga, jumlah peserta sebanyak 17 anak-anak, ceweknya 10 orang dan sisa cowoknya yang akan tampilkan gong, suling, back lady, bomber gong yang jadi pilihan. “Perasaan kami sangat senang, kami bisa dipercayakan untuk ke Jakarta. Harapan kami setelah kembali, kami bisa melanjutkan Suling Bambu di daerah lainnya,” pungkas dia.