Imigrasi Atambua Bakal Naik Status dari Kelas II Menjadi Kelas I
Laporan Yansen
Atambua,NTTOnlinenow.com-Dalam waktu dekat, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua akan mengalami peningkatan status dari Kelas II menjadi Kelas I.
Hal itu disampaikan Kepala Kantor Imigrasi Atambua, Putu Agus Eka Putra didampingi KTU dan Humas alam rapat bersama awak media di Kantor Imigrasi Atambua, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Kamis (10/7/1025) sore.
Menurut dia, dengan naik status dari kelas II menjadi kelas I, pihaknya akan bertambah banyak urusan administrasi Kantor maka akan bertambah juga anggaran dan personel di tiga wilayah hukum Imigrasi Atambua yakni, Kabupaten Belu, Malaka dan Timor Tengah Utara.
“Dengan posisi naik status, harapan kita ada penambahan anggaran dan kedepan kami akan jabatan revitaliasi 8 Pos Lintas Batas Negara dan Pos Tradisional. Namun dua Pos Tradisi yakni Lakmarasa dan Laktutus tidak aktif karena minimnya pelintas,” ujar dia.
Dikatakan bahwa, wilayah hukum Kantor Imigrasi Atambua membawahi tiga Kabupaten dengan 4 PLBN di Mota’ain, Wini, Napan dan Metamauk serta 4 Pos Pelayanan Tradisional di Turiskain, Lakmaras serta Laktutus.
“Namun, untuk dua Pos di Lakmasras dan Laktutus tidak aktif sejak tahun 2015 dan kondisi bangunannya sudah rusak berat dan apabila naik status ke kelaI, tahun depan diaktifkan kembali,” tambah Putu.
Lanjut Putu, setelah naik status dari Kelas II ke Kelas I pihaknya akan reaktivitas Pos dan pemulihan aset bangunan di Motamasin dengan harapan kami bisa melakukan layanan Paspor karena kondisi jarak yang jauh
“Kami akan jadikan unit layanan Paspor di Motamasin sehingga warga tidak lagi datang ke Atambua. Dengan naiknya status nanti kita akan tunjukkan layanan yang terbaik,” kata dia.
Tambah Putu, sesuai keputusan Kementerian pada Bulan Agustus mendatang warga sudah gunakan I Paspor tidak lagi Paspor lama. Bagi yang akan urus Paspor bulan per Agustus sudah I Paspor. “Yang Paspor lama masa berlaku 10 tahun tetap aktif tapi setelah selesai mas aktif langsung I Paspor,” sebut dia.
Putu mengharapkan dukungan dari rekan media dalam kegiatan Imigrasi dan sama-sama mendukung program di Kabupaten belu yang menjadi perhatian Pemerintah Pusatdi berbagai bidang.
“Harapannya komunikasi kita intens dan saling berkomunikasi. Mohon ada informasi di luar kaitan dengan pelayanan Imigrasi kami bisa dihubungi,” pinta dia.

