Oktovianus Mau Nahkodai HIMAR Kupang

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Rapat Umum Anggota (RUA) Himpunan Mahasiswa Raimanuk (HIMAR) Kupang periode 2023/2024 , Minggu (10/12) menetapkan Oktovianus Mau sebagai Ketua Umum HIMAR Kupang.

Momentum Rapat Umum Anggota (RUA) Himpunan Mahasiswa Raimanuk (HIMAR) Kupang dalam momentum itu terlihat puluhan mahasiswa, wanita maupun laki-laki memenuhi ruang atau tempat kegiatan tersebut nampak keseriusan dinamika tak seperti Rua sebelum sebelumnya.

Dinamika HIMAR kali ini forum tampil serius dan beda seperti yang dipantau media ini pada kegiatan berlangsung saat saat momentum Rua sebelumnya.sebeb momentum pemilihan ketua kali ini forum terlihat masing-masing bersikap tegas untuk kedua kandidat yang diajukan menjadi calon ketua dapat dipertahan untuk melakukan perlawanan melalui pemilihan forum.

Karena kedua kandidat pun ambisi untuk merebut jas kebesaran HIMAR kupang maka kedua dua nya juga tetap bersedia untuk saling melawan.saling melawan ini selain percaya diri dari kedua calon kandidat tersebut,tetapi juga dukungan melalui forum untuk melakukan pemilihan dengan cara voting tertutup.

Karena forum sama-sama bersepakat untuk pemilihan secara voting namum pemilihan suara terbanyak saat itu berakhir jas kebesaran ini jatuh pada Oktovianus mau dengan perolehan suara 17 orang sedangkan lawan Gilbertus deni nahak perolehan suara 11 orang

Namun menjadi kebanggaan besar untuk momentum dinamika ini dianggap sangat luar biasa, meskipun dinamika ini dianggap jahat dan egois tetapi semua forum memahami bahwa itu adalah sistem dinamika organisasi sehingga forum dan kedua calon tersebut saling memaafkan dan saling menyayangi usai kegiatan.

Saling menyayangi dengan cara, Ketua terpilih tetap mengangkat lawannya Deni untuk menjadi sekretarisnya di masa kepemimpinan periode 2023/2024dan disepakati bersama dari forum secara keseluruhan.

Ketua umum, Oktovianus Mau mengatakan, momentum Rua kali ini merupakan salah satu contoh terbaik untuk Rua kedepannya dan pengalaman Rua sebelumnya.

“Ini adalah salah satu bentuk proses pembelajaran berdemokrasi,akan tetapi kita harus sehat harus cerdas dan lebih banyak berpikir hal positif. Meskipun saya didukung oleh forum hingga menang bukan berarti yang tidak mendukung saya itu dianggap lawan, justru mereka yang tidak dukung saya harus sadar bahwa itu adalah kekurangan saya yang di mata mereka yang harus dapat saya perbaiki,” ujar dia.

“Maka dari situ yang mendukung saya,saya ucapkan terimakasih dan yang mendukung saudara Deni dialah yang jadi sekretaris saya di kepemimpinan periode ini,” tambah dia.

Lanjut, Okto mengatakan dengan tujuannya untuk sama-sama membesarkan dan memperbaiki wadah ini ke depan lebih jauh.

Sekretaris Gilbertus Deny Nahak, mengatakan bahwa kalah bukan berarti menunjukan kelemahan kita atau kekurangan kita,tetapi kalah merupan salah satu contoh terbaik untuk forum dan diri saya agar ke depan perlu di siapkan baik-baik.

“Saya bersedia jadi sekretaris jika ini perintah ketua,kenapa saya tidak tolak kalau saya menganggap lawan.akan tetapi saya tidak pernah memikirkan itu sebab wadah ini ingin maju justru lawan dan kawan harus bersatu teguh untuk bekerja demi kesuksesan wadah ini jauh lebih berarti,” pungkas dia.