Belasan Titik Jalan Menuju Laktutus Longsor dan Amblas

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Bencana alam seiring hujan deras yang mengguyur kawasan Kabupaten Belu dalam sepekan terakhir mengakibatkan belasan titik jalan di Kecamatan Nanaet Duabesi longsor dan terancam putus.

Sesuai data yang diperoleh media menyebutkan bahwa, terdapat 12 titik jalan rusak akibat bencana longsor yang berdampak pada ruas jalan menuju Laktutus ambruk.

Adapun, 12 titik ruas jalan longsor yakni 10 titik di Dusun Fatumalakan A, Desa Nanaet, sementara 2 titik jalan longsor di Dusun Laktutus Desa Fohoeka wilayah Belu yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste.

Pantauan media, Rabu pagi (1/3/2023) salah satu lokasi jalan ambruk sulit dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat dikarenakan material yang ditimbun sertu gunung sehingga jalannya berlumpur.

Tampak beberapa pengendara sepeda motor yang melintas jalur itu harus mendorong motor dibantu warga setempat. Untuk kendaraan roda empat (oto ojek) terpaksa melakukan estafet penumpang yang bepergian ke Halilulik maupun ke wilayah Laktutus.

Sementara itu di beberapa titik, jalan amblas dan bahu jalannya longsor hingga menyisahkan sebagian jalan yang hanya bisa dilewati satu kendaraan roda empat maupun enam. Bahkan bahu jalan longsor mengancam rumah warga setempat.

Kepada media, Karolina seorang ibu rumah tangga di lokasi jalan rusak mengaku dirinya harus estafet ke oto ojek diseberang jalan untuk belanja kebutuhan keluarga mengingat stok makanan beras habis serta pengiriman uang untuk anaknya yang sementara kuliah.

“Di kios beras tidak ada, kalau satu kilo Rp 13.000 ribu orang mampu beli, tapi kalau tidak ada sama sekali kita mau makan apa. Jadi biar jalan rusak kita tetap turun ke Halilulik untuk belanja karena semua beras habis, apalagi besok pasar Halilulik semua akan turun belanja,” ujar dia.

Sejumlah warga berharap segara ada tindakan dari pemerintah setempat guna mengatasi kerusakan jalan dimana, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses ke Laktutus. Sementara jalan sabuk merah dari arah Lookeu menuju Laktutus mengalami kondisi serupa dimana terdapat jalannya amblas.

Masih sesuai pantaua media, sekira pukul 14.40 Wita beberapa alat berat seperti fibro, excavator dan loder dikerahkan Dinas PUPR ke lokasi jalan rusak. Tampak, beberapa truk menurunkan material sertu gunung ke jalan rusak yang diikuti dengan pemadatan.

Beberapa pengendara sepeda motor bisa melintas meski tetap berhati-hati karena lumpur. Sementara untuk kendaraan roda besar belum bisa melintas ditakutkan kandas lantaran jalan yang belum padat dan berlumpur.