PTUN Kupang Tolak Gugatan Armed Terkait Seleksi PTT Pemda Timor Tengah Utara Tahun 2022

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Gugatan Aliansi Forum Rakyat Menggugat(Armed), melalui Kuasa Hukumnya, Robertus Salu, S.H dan Egidius Bana, S.H terhadap Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Timor Tengah Utara ( TTU) terkait seleksi pengangkatan Pegawai Tidak Tetap (PTT) lingkup Pemda TTU Tahun Anggaran 2022 yang dinilai tidak sesuai prosedur, ditolak Majelis Hakim pada PTUN Kupang.

Hal itu disampaikan Hironimus Joni Tulasi selaku Kuasa Hukum Pemda TTU.

Tulasi menjelaskan, amar putusan tersebut dibacakan dalam sidang yang digelar, pada Jumat (16/12/2022).

“Majelis Makim menyatakan menolak gugatan para penggugat untuk seluruhnya”, tandas Tulasi saat diwawancarai NTTOnlinenow.com Selasa (20/12/2022).

Para penggugat juga dihukum membayar biaya perkara, katanya.

“Majelis Hakim juga menghukum Para Penggugat untuk membayar biaya perkara sejumlah Rp850.000,- (delapan ratus lima puluh ribu rupiah)”, sambung Tulasi.

Terhadap amar putusan yang tertuang dalam Putusan Nomor 35/G/2022/PTUN-KPG, lanjut Tulasi menunjukkan bahwa apa yang didalilkan dalam gugatan tidak dapat dibuktikan Para Penggugat. Tindakan Pemda TTU dalam proses seleksi PTT Tahun Anggaran 2022 sudah sesuai mekanisme.

“Ini bukti bahwa proses seleksi PTT Tahun Anggaran 2022 oleh Pemda TTU, sudah sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, tidak menyalahi Undang – undang nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintah”, tegas Tulasi.

Bahkan, lanjutnya dalam sidang pembuktian pihaknya melakukan pembuktian secara terbalik.

“Artinya Para Penggugat melalui Kuasa Hukumnya hanya berdalih, Tergugat dapat membuktikan tuduhan Para Penggugat. Upaya Para Penggugat untuk mendiskreditkan Tergugat dalam hal ini Pemda TTU, tidak berhasil”, tandas Tulasi.

Ia juga menghimbau seluruh pihak untuk menghormati putusan Hakim PTUN Kupang.