Kobra Belu Gelar Pameran Berbagai Tanaman Bonsai

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kelompok pecinta atau pengrajin Bonsai di Kabupaten Belu yang tergabung dalam Komunitas Bonsai Rai Belu atau Kobra Belu menggelar pameran tanaman Bonsai.

Pantauan media, pameran perdana tanaman bonsai berlangsung di GOR L. A Bone Atambua, Kelurahan Tulamalae wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL, Sabtu (25/6/2022).

Berbagai jenis tanaman Bonsai milik Kobra Belu termasuk tanaman bonsai asal Kabupaten tetangga yang menyerupai bentuk asli dari tanaman besar yang ada di alam dan di tempatkan dalam pot dipajang di teras depan pintu masuk GOR.

Menurut Ketua Kobra Belu Martin Bara Lay, pameran tanaman bonsai yang digelar hari ini merupakan kegiatan perdana Kobra Belu kerjasama dengan anak-anak muda milenial. “Tujuan kita untuk memperkenalkan seni bonsai kepada masyarakat,” terang dia.

Selain itu juga salah satu saran kita bahwa imej tentang bonsai untuk kalangan-kalangan orang tua dan lain-lain, ternyata perkembangan saat ini bahwa kaum milenial juga banyak yang punya hobi dan minta terhadap seni bonsai.

“Jadi ini awal dan perdana, nanti event berikutnya akan kita lakukan selanjutnya, kita akan kerjasama dengan berbagai pihak untuk gelar pamerannya,” terang Ama Bara Lay sapaan akrab Mantan Ketua KPU Belu itu.

Diutarakan bahwa, Kobra Belu dibentuk sejak 1 November tahun 2019 silam dan saat ini kita akan menggelar pameran tanaman bonsai, tapi tidak jadi karena terkendala dengan Covid-19.

“Jadi kali ini kita gandeng sama-sama gelar pameran dengan pangeran dancer yang juga melakukan kompetisi dancer tiktok anak-anak milenial. Untuk jenis bonsai yang dipajang ada bunga juga yang dominan tanaman jangka panjang,” ujar Ama Bara Lay.

Masih menurut dia, untuk peserta pameran tanaman bonsai kali ini diikuti anggota Kobra Belu, ada juga berasal dari TTS dan Malaka. Untuk sementara kita terbuka kepada siapa saja yang mempunyai minat seni bonsai.

“Melalui pameran ini kita perkenalkan pada warga tentang seni bonsai dan animo warga Belu dan sekitarnya cukup tinggi. Jadi ini seni yang cukup menjanjikan dan kalau ditekuni secara profesional akan menghasilkan dia sangat menjanjikan,” pungkas Ama Bara Lay.