Dorong Produksi, Kodim 1605/Belu Budidaya Kacang Koro Pedang
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Dalam rangka mendorong produksi, Kodim 1605/Belu kembangkan kacang koro parang di wilayah Kabupaten Belu dan Malaka wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL.
Budidaya tanaman kacang koro parang sebagai pengganti Kedelai kerjasama Koramil 1605-08/Haekesak dengan Poktan Rajawali sekaligus mendukung serta meningkatkan ketahanan pangan.
Menurut Dandim 1605/Belu, Letkol Inf Wiji Untoro, Jumat (11/3/2022) bahwa, uji coba tanaman kacang koro parang di lahan milik Kodim yang berada di Koramil 1605-08/Haekesak, Kecamatan Raihat.
“Koramil Haekesak sebagai pilot projet. Sementara disiapkan lahan untuk budidaya tanaman kacang koro parang,” kata Untoro.
Saat ini, jelas dia, Koramil 1605-08/Haekesak bersinergi dengan kelompok tani Rajawali sementara melaksanakan pembersihan lahan dan pembuatan bedeng untuk ditanami kacang koro parang.
Diutarakan, untuk lahan milik Kodim yang disiapkan seluas 4 hektar are yang akan ditanami kacang nantinya seluas 1 hektare uji coba bertempat di dusun kotafoun B (Lobus) Desa Tohe, Kecamatan Raihat.
“Selesai siapakan lahan, kita lanjutkan dengan penanaman perdana kacangnya, nantinya bersama awak media juga,” terang Untoro.
Lanjut dia, dengan menggandeng kelompok tani Rajawali diharapkan dapat membantu warga masyarakat dalam pemulihan perekonomiannya selama pandemi Covid-19.

