Tuntut Keadilan, Forum Masyarakat Kakuluk Mesak Gelar Aksi Damai di Gedung DPRD Belu
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Aksi damai meminta keadilan digelorakan Forum masyarakat Kakuluk Mesak Peduli Keadilan menggelar aksi damai di halaman depan Kantor DPRD Kabupaten Belu wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL, Kamis (11/11/2021) pukul 10.00 Wita.
Pantauan media, pukul 10.00 Wita puluhan warga yang mengatasnamakan Forum itu menggunakan 4 unit mobil pick up dan sepeda motor tiba di jalan depan gedung DPRD sambil membawa beberapa spanduk yang dipegang pendemo.
Beberapa spanduk bertuliskan “mulut manis Menhan masyarakat Kakuluk Mesak jadi korban”, “kami Indonesia, kami manusia bukan boneka, bapak Presiden Jokowi dengarkan suara kami”, “NKRI harga mati kembalikan tanah leluhur kami, stop tipu-tipu”, dan “copot oknum-oknum yang merusak jabatan dari Lembaga Kemenhan”.
Dalam aksi damai itu massa meminta keadilan terkait dengan perekrutan Tenaga Kerja seperti: Cleaning Service (CS), Security, dan Office Boy (OB) oleh Kampus Universitas Pertahanan Benediktus Mboi, M.PH (Unhan) yang berlokasi di Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu.

Dalam aksi itu massa dibawah koordinator Siprianus Bere Loe menuntut beberapa hal diantaranya, Perekrutan Mahasiswa mengutamakan putra-putri Kecamatan Kakuluk Mesak. Meninjau ulang cara perekrutan Mahasisa, OB, CS dan security. Meninjau ulang proses penerimaan OB, CS, dan Security yang persyaratannya tidak sesuai aturan. Mendesak Kemenhan untuk menghadirkan staf ahli Kemenhan (Pak Nugroho) di Kabupaten Belu.
Tetap memberikan perhatian penuh saat penerimaan mahasiswa, OB, CS dan security. Meminta pihak UNHAN di Belu lebih Transparan dan terbuka dalam memberikan pelayanan pendidikan bagi masyarakat Belu pada umumnya dan masyarakat Kakuluk Mesak pada khususnya di UNHAN lebih mengutamakan putra-putri Kecamatan Kakuluk Mesak
Meminta UNHAN di Belu segera mengembalikan surat kesepakatan Konsultasi publik yang saat ini sudah berada di Staf Ahli Kemenhan (Mayjen Nugroho) dan kawan-kawan. Meminta DPRD Kabupaten Belu untuk menghadirkan Dekan UNHAN. Meminta jika memyngkinkan bangunan Kuba di Kampus UNHAN Belu digantikan dengan simbol kearifan lokal Kabupaten Belu
Jika pernyataan sikap ini tidak segera diindahkan dan ditindak lanjuri dalam jangka waktu 3X24 Jam maka kami akan melakukan aksi Demonstrasi besar-besaran dengan mendatangkan seluruh warga Kecamatan Kakuluk Mesak serta kami akan memblokir jalan dan menyegel Kampus UNHAN di Kabupaten Belu.
Setelah satu jam menyampaikan orasi, massa yang dihadiri juga Kepala Desa Fatuketi, Kepala Desa Jenilu dan Kepala Desa Leosama ditemui oleh Anggota DPRD Belu Dewi Arimbi Ballo dan Manuel do Carmo di pintu gerbang Dewan dengan pengawalan ketat aparat Polres Belu.
Usai melakukan koordinasi kedua Dewan dan massa, perwakilan massa diarahkan masuk dan diterima oleh Lintas Komisi dihadiri Waki Ketua I DPRD di ruang Komisi III DPRD Belu.

