Peringati Hari Integrasi Timor-Timur ke-45, FKPTT Belu Ziarah ke TMP Seroja

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Peringati Hari Integrasi Timor-Timur ke-45, Forum Komunikasi Pejuang Timor-Timur (FKPTT) Kabupaten Belu berziarah Taman Makam Pahlawan (TMP) Seroja dan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Haliwen di Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota Atambua wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL, Sabtu (17/7/2021).

Dalam ziarah memperingati hari Integrasi Timor-Timur ke-45 yang jatuh setiap tanggal 17 Juli, FKPTT Belu mengadakan rangkaian kegiatan yang diawali dengan upacara di depan TMP Seroja dengan menerapkan prokes Covid-19.

Ketua FKPTT Kabupaten Belu, Agustinho Pinto bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara Mantan Komandan MAHIDI (Mati Hidup dengan Integrasi), Filomeno Brito didapuk sebagai Komandan Upacara.

Peserta upacara dua regu barisan FKPTT perwakilan dari pengurus dan mantan pejuang Timor-Timur dari 12 Kecamatan se-Kabupaten Belu. Turut hadir Arnaldo Da Silva Tavares yang adalah Putra Almarhum Mantan Panglima Pejuang Integrasi (PPI), Joao Tavares.

Selesai upacara bersama, para pejuang Timor-Timur itu melanjutkan kegiatan menabur bunga di setiap Makam para Pahlawan di Seroja, kemudian ke TPU Haliwen di Lesepu.

Menurut Ketua FKPTT Belu Agustinho Pinto, kegiatan upacara hari ini digelar untuk memperingati hari integrasi Timor-Timur ke pangkuan ibu pertiwi atau Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ke-45.

“Iya, kita memperingati hari integrasi ini untuk mengenang kembali perjuangan para tokoh integrasi yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk mempertahankan Merah Putih di bumi Timor Lorosae,” ujar dia.

Pinto yang juga Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Belu itu menjelaskan, pihaknya juga melakukan ziarah dan tabur bunga untuk mengenang para pahlawan pejuang integrasi Timor-Timur yang telah gugur baik saat proses perjuangan integrasi maupun setelah integrasi termasuk pasca jajak pendapat Timor-Timur tahun 1999 yang mengakibatkan Timor-Timur lepas dari pangkuan Ibu Pertiwi.

“Kita juga ziarah dan tabur bunga untuk mendoakan para pejuang integrasi yang telah gugur,” kata dia.