Komitmen Bank NTT Terus Kembangkan Desa Wisata Digital

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Komitmen Bank NTT terus mengembangkan Desa Wisata dan Desa Digital dengan menyasar para pelaku di bidang usaha pariwisata di setiap daerah.

Menurut Direktur Utama Bank NTT, Alex Riwu Kaho, komitmen kami untuk terus membawa Desa Wisata dan Desa Digital di era saat ini dan atas seijin Bapak Bupati dan pemangku adat kita koordinasi dalam September Oktober dimungkinkan untuk dilakukan pengadaan sumur bor kita akan komunikasi melalui Ibu Ida juga masyarakat adat disini.

“Sehingga kita bisa memberikan kenyamanan kepada tamu-tamu yang mampir Fulan Fehan dan kebersihan serta kesehatan bisa ditunjang oleh ketersediaan air bersih di lokasi ini. Mudah-mudahan dengan bantuan kotak sampah ini jadi satu komitmen kita bersama menjaga kebersihan dan keindahan alam Fulan Fehan dari sampah,” ungkap Alex.

Selain itu dalam pandemi Covid-19, yang juga peredaran menjadi salah satu media virus ini terus beredar, maka kami terus lakukan sosialisasi dan edukasi tentang pemanfaatan cara-cara yang sehat melalui elektronifikasi dan digital yaitu Qris sistem pembayaran standar BI yang berlaku umum dan bisa menerima pembayaran dari Bank mana saja.

“Selain itu juga kita terhindar dari transaksi uang palsu, karena tidak ada peredaran uang tunai, dan itulah cara-cara yang terjadi saat ini sesuai dengan dunia teknologi,” ujar dia.

Masih menurut Alex, pihaknya juga akan melakukan kerjasama dengan Dekransda dan Depkumham untuk melakukan pendaftaran atas kekayaan intelektual termasuk indikasi geografis soal kain atau tais tenun lokal Belu.

“Sehingga nanti masuk dalam dunia pasar baik offline atau online sudah ada perlindungan hukum bagi hasil kemampuan intelektual kaum perempuan di Kabupaten Belu,” kata dia.

Oleh karena itu kami minta waktu satu minggu Pak Bupati untuk koordinasi dengan Depkumham dan kalau Dekransda berkenan kami menyesuaikan waktu untuk pelatihan dan pendaftaran. “Sehingga semua hasil kekayaan tais ataupun potensi adat yang bisa kami kerjasama berikan perlindungan hukum kami lakukan secara kontinew,” ujar Alex.

Sementara itu Bupati Belu, dr. Agus Taolin menyampaikan terimaksih atas kepedulian Bank NTT dalam menjaga kebersihan sampah di tempat wisata Fulan Fehan. Karena itu, diminta kepada warga untuk menjaga dan jangan merusak anugerah ini.

“Mari kita buat makin indah, nyaman baik dan orang-orang yang dtang kesini untuk bersantai dan merasa nyaman. Itulah sentuhan yang harus kita berikan kepada alam tanpa merusaknya,” kata Taolin.

Lanjut dia, Pemerintah menyambut baik progam-program Bank NTT dan kedepan terus sama-sama, bekerja sama dalam program termasuk warga yang juga merupakan pemegang saham Bank NTT.