Pemkot Kupang Menunggu Penetapan penyetaraan jabatan struktural dan fungsional

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Kupang mulai mempersiapkan penyetaraan jabatan struktural ke jabatan fungsional. Dengan demikian, kedepan tidak ada lagi jabatan eselon IV di lingkup Setda Kota Kupang, kecuali di kantor kelurahan dan kecamatan.

Kepala BKPPD Kota Kupang, Ade Manafe mengatakan, usulan penyetaraan jabatan struktural ke fungsional akan diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri pada 31 Juni mendatang, dilanjutkan dengan proses verifikasi oleh Kementerian Dalam Negeri dan Menpan RB sedangkan masa penetapannya sampai Desember 2021 mendatang.

Awalnya, kata Ade, aturan ini sempat menimbulkan pertanyaan banyak pihak. Namun demikian, dia menilai kebijakan itu lebih baik untuk perjalanana karir para pejabat di lingkup pemerintahan.

“Misalnya, selama ini, jabatan pejabat tinggi pratama pada usia 60 tahun dan dibatasi jika ingin menduduki jabatan struktural eselon dua. Sementara jika dengan jabatan fungsional, ketika seseorang bisa memenuhu angka kredit dengan hasil kinerja baik, apabila itu terpenuhi, maka setiap dua tahun bisa naik pangkat dan jenjang,” katanya.

Ade mengatakan, para pejabat yang berusia 60 tahun, sesuai atuaran saat ini, sudah tidak bisa lagi menduduki jabatan eselon II. Kalau jabatan fungsional, maka bisa mendapatkan angka kredit, dan apabila sudah terpenuhi, maka bakal naik jenjang, dan jika sudah mencapai jenjang madya, maka peluang lebih terbuka untuk setiap pejabat.

“Jadi nanti tidak ada lagi eselon IV, yang ada hanya jabatan fungsional, sementara untuk eselon III juga hanya ada di beberapa instansi saja. Setiap jabatan fungsional sudah ada angka kreditnya, untuk tahap pertama, akan ditempatkan di jenjang pertama dan akan terus naik sesuai dengan pemenuhan beban kerja atau angka kredit,” katanya.

Dengan adanya penyetaraan ini, kata dia, maka semua pejabat atau pegawai akan lebih terpacu karena bekerja dituntut lebih kreatif dan inovatif, agar dapat mencapai angka kredit yang ada. (YM)