Diduga Gelapkan Uang, Ketua Pembangunan Gereja Akan Dipolisikan.

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Ketua Majelis GMIT Nazaret Siumolo Desa Tuakau kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang, Pdt.Nony I Sanu-Loe S.Th, Sabtu (1/5/2021) digedung Gereja siumolo dengan adanya kejadian terkait di duganya ketua panitia pembangunan di gereja Nazaret siumolo fatuleu barat yang telah menggelapkan uang untuk pembangunan pada gereja tersebut.

Saya sebagai pendeta dan ketua majelis di gereja Nazaret ini langsung laporkan hal ini ke ketua klasis Fatuleu barat agar dapat selesaikan dengan cara kekeluargaan.

Dalam hal ini ketua panitia pembangunan Max Jacob Naijes tidak memasukan laporan pembangunan pertanggung jawabannya dalam bentuk rincian bukti kwitansi belanja bahan bangunan untuk pembangunan gereja, tapi saya sebagai ketua majelis bersama jemaat sudah memanggil, tidak menghargai panggilan kami,” kata Nony.

Ia hanya beritahukan kepada jemaat masih ada urusan keluarga, pihak gereja sudah bersurat tiga kali juga sama sekali tidak pernah datang untuk berikan loporan pertanggung jawabannya sebagai ketua panitia pembangunan di gereja siumolo ini,” pintanya.

Kita hanya butuh laporan dan rincian yang jelas karena uang dari 44 juta dibendahara hanya tersisa 21 juta saja dan 23 juta tidak tau larinya kemana saya sempat tanya ke bendahara, bendahara bilang ketua panitia pakai untuk beli bahan bagunan buat gereja, tapi laporannya tidak ada sama sekali maka dari itu saya bersama dengan 211 KK dibagi dalam 9 rayon jemaat gereja Nazaret siumolo tidak terima kalau uang untuk bangun gereja lenyap begitu saja. Kita sudah melaporkan ke ketua klasis, apabila ia tidak datang juga baru laporkan ke pihak kepolisian untuk diperiksa,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Majelis Klasis Fatuleu Barat kabupaten Kupang Pdt. Meritz J. Nenoliu, S.Th, berharap yang bersangkutan bisa hadir di sini untuk menyelesaikan maslah ini. Ada kesalahan besar sistem administrasi yang terjadi dalam gereja ini.

Nenoliu, “kalau tidak bisa bertanggung jawab jangang paksa menerima sebagai ketua panitia pembangunan di gereja Nazaret siumolo ini. Apa bila ia tidak bisa datang hadir di klasis juga tidak ada niat baik maka saya akan tidak tinggal diam dan akan bawa ke pihak kepolisian agar ia dapat menjelaskan semuannya ke polisi supaya cepat diselsaikan,” tuturnya.