Pembangunan Stadion Mini Dikelurahan NBD Dipending Sementara

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Pembangunan stadion mini berstandar nasional pertama kali di Kota Kupang harus dipending sementara, setelah anggaran pembangunan stadion sebesar Rp 3 mliar itu direfocusing untuk penanganan dan pencegahan covid-19.

“Sebelumnya DPRD kota Kupang dan pemerintah Kota telah menyetujui anggaran sebesar Rp 3 miliar untuk pembangunan stadion mini di Kelurahan Nun Baun Delha (NBD), Kecamatan Alak. Stadion mini itu direncanakan dikerjakan dalam tahun 2021 ini, diproyeksikan sudah selesai di akhir tahun mendatang,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang, Filmon Lulupoy, kepada wartawan.

Menurutnya, anggaran yang disetujui sebesar Rp 3 miliar, terpaksa dipending, sesuai dengan keputusan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Kupang dan telah diterima oleh Dinas Pemuda dan Olahraga.

“Karena kebutuhan anggaran untuk Covid-19 lebih urgen dan sifatnya untuk kemanusiaan, maka harus dilakukan refocusing, dan kami sebagai Dinas teknis tentunya sangat setuju karena untuk kepentingan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Filmon.

Dikatakan Filmon, pada tahun anggaran berikutnya, baik di perubahan anggaran maupun anggaran murni tahun 2022 mendatang, Dinas Pemuda dan Olahraga akan kembali mengusulkan untuk kegiatan pembangunan stadion mini ini.

Masih menurut dia, kegiatan pembangunan stadion mini ini, termasuk dalam kegiatan yang tidak urgen dibandingkan dengan penanganan dan pencegahan Covid-19, sehingga memang lebih penting untuk direfocusing.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Kupang, Theodora Ewalde Taek, menilai Pemkot perlu mempertimbangkan kembali pengalihan anggaran itu.

“Terkait refocusing memang menjadi kewenangan pemerintah, tetapi perlu diingat bahwa harus ada skala prioritas dan tidak. Maka lebih baik dipending pembangunan taman daripada dipending pembangunan stadion mini. Dimana Stadion ini bermanfaat bagi masyarakat untuk pengembangan bakat dan minat serta olahraga,” katanya.

Pemkot Kupang saat ini sudah melakukan refocusing untuk penangan covid-19. Besaran anggaran itu diperkirana sebesar rp 64 miliar, dari sebelumnya diusulkan sebesar Rp 80 miliar. Besaran refocusing ini naik dibandingkan Tahun sebelumnya sebesar Rp 45 miliar.