Korban Penganiayaan Oleh Bupati TTU Terima SP2HP, Gelar Perkara Akan Segera Dilaksanakan

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Charlie Yustus Usfunan, S.H, M.H Kuasa hukum Margorius Bana, mengapresiasi kinerja Polres Timor Tengah Utara (TTU) dan berharap segera ada penetapan tersangka terhadap pelaku penganiayaan kliennya setelah pengambilan keterangan dari para saksi, terlapor dan pengumpulan alat bukti lainnya.

Baca juga : Diduga Aniaya Margorius Bana Di Tengah Jalan Umum, Bupati TTU Diperiksa Polisi 2 Jam

“Berdasarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) Nomor : SP2HP/ 6 / I / 121 / Reskrim yang diterima klien kami, alat buktinya mendukung”, kata Charlie Yustus Usfunan kepada NTTOnlinenow.com, Senin (18/01/2021).

Merujuk pada tiga point, diantaranya Undang – undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kapolisian Negara Republik Indonesia, Laporan Polisi: Nomor : LP / 406 / XII / 2020 / NTT / Res TTU, tanggal 07 Desember 2020 dan Surat Perintah Penyelidikan Nomor : Sprin / 406 / XII/ 2020/ Reskrim, tanggal 07 Desember 2020, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Daerah Nusa Tenggara Timur, Resor Timor Tengah Utara menginformasikan perkembangan hasil penyelidikan, atas laporan korban penganiayaan. Bahwa penyidik / penyidik pembantu pada Sat Reskrim Polres TTU telah menerima laporan kemudian melakukan proses Penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pihak – pihak lainnya dan mengumpulkan alat bukti yang dapat mendukung / membuat terang dugaan tindak pidana yang dilaporkan.

Adapun perkembangan hasil penyelidikan terhadap laporan pelapor, sebagai berikut.
Pertama, Telah dilakukan pemeriksaan tehadap 4 ( empat) orang saksi.
Kedua, Telah dilakukan pemeriksaan terhadap terlapor.
Ketiga, Telah dilakukan pemeriksaan tehadap dokter yang membuat Visum Et Repertum atas nama saudara.
Empat, Selanjutnya Penyidik / Penyidik Pembantu akan melaksanakan Gelar Perkara.


Baca juga : Charlie Usfunan Surati Polres TTU, Minta SP2HP Kasus Penganiayaan dan Pertanyakan Hasil Visum Kliennya

“Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 406 / XII / 2020 / NTT / Res TTU, tanggal 07 Desember 2020 tindakannya melakukan penganiayaan terhadap klien kami, Bupati Raymundus Sau Fernandes telah diambil keterangan dengan status panggilan sebagai saksi.

Sebelumnya diberitakan, Margorius Bana, diduga dianiaya oleh Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, di Desa Oelneke, Kecamatan Musi, tanggal 6 Desember 2020 malam.

“Bupati TTU tinju saya tiga kali pakai tangan kiri. Pertama di dada saya, kedua di bahu kiri saya dan ketika di dagu dekat pipi kanan. Mungkin karena dia pakai cincin sehingga dagu sempat luka dan bengkak”, jelas Bana kepada wartawan di Kefamenanu, Selasa (8/12/2020) malam lalu, usai melapor ke Mapolres TTU.

Padahal, lanjut Bana, ia tidak punya masalah atau dendam dengan Bupati TTU sebagai pribadi maupun sebagai pejabat. la menduga Bupati TTU menganiaya dirinya terkait Pilkada Serentak TTU yakni dukung mendukung paket pasangan calon tertentu.

Keterangan Foto : Charlie Yustus Usfunan, S.H, M.H saat mendatangi Polda NTT